Minke.id – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Attanwir (INTAN) Bojonegoro terus menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan generasi muda yang adaptif dan kompeten di era ekonomi digital. Hal ini diwujudkan melalui keikutsertaan mahasiswa dalam Pelatihan Digital Marketing bagi UMKM yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disdagkop) Kabupaten Bojonegoro.
Pelatihan berlangsung selama dua hari di Aula Disdagkop Bojonegoro, mulai pukul 08.00–16.00 WIB, dan diikuti mahasiswa semester 1, 3, 5, 7, alumni, serta perwakilan UMKM. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran langsung yang sangat relevan dengan kebutuhan dunia usaha masa kini.
Pada hari pertama, peserta mendapat materi mengenai teknik membuat konten promosi yang menarik di platform digital. Mahasiswa dibekali keterampilan, seperti teknik fotografi produk, penyusunan konten visual, penulisan deskripsi produk yang persuasive, dan dasar-dasar membangun branding untuk UMKM.
Materi ini membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya tampilan visual dan kekuatan storytelling dalam menarik minat konsumen.
Hari kedua difokuskan pada praktik membuka dan mengelola toko online di berbagai marketplace. Peserta mempelajari cara membuka toko dan menjadi reseller di TikTok Shop dan Shopee, teknik mengunggah produk dan memilih supplier terpercaya, serta pemahaman fitur penjualan di marketplace.
Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan pengalaman langsung praktik live streaming TikTok Shop, mulai dari teknik membawakan siaran, menjelaskan produk, hingga strategi closing. Sesi ini menjadi salah satu yang paling diminati karena memberikan pengalaman real layaknya seorang seller profesional.
Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa FEBI menyerahkan piagam penghargaan kepada Disdagkop Bojonegoro atas kontribusi dan dukungan dalam meningkatkan kapasitas generasi muda di bidang digital marketing. Acara kemudian ditutup dengan foto bersama, di mana mahasiswa memamerkan produk karya mereka sendiri yang digunakan sebagai bahan praktik.
Dekan FEBI Institut Attanwir, Aris Zulianto, S.E., M.M, menegaskan pentingnya penguasaan digital marketing bagi generasi muda.
“Penguasaan digital marketing adalah keterampilan penting yang harus dimiliki generasi muda di era digital,” tegasnya.
Sementara itu, Kaprodi Ekonomi Syariah, Ahmat Arif Syarifudin, M.E, menyebut pelatihan ini sebagai bentuk nyata sinergi antara kampus dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“Kemampuan membuka toko online, mengelola marketplace, hingga live streaming adalah bekal nyata bagi mahasiswa untuk mendampingi UMKM maupun memulai usaha mandiri,” ujarnya.

