iniSO.co – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati secara resmi mengoperasikan Sentra Kuliner Pasar Banjaran, Selasa (20/1/2026) malam. Peresmian ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kota Kediri dalam menata kawasan perkotaan sekaligus menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis UMKM.
Sentra kuliner ini menjadi lokasi resmi bagi 24 pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya berjualan di kawasan Jalan Joyoboyo dan Jalan Patiunus. Relokasi tersebut bertujuan menghadirkan ekosistem usaha yang lebih tertata, nyaman, serta representatif bagi warga lokal maupun wisatawan.
“Tentunya malam ini merupakan momen yang sangat membahagiakan bagi kita semua. Malam ini kita bersama-sama melaunching ikon baru Kota Kediri yaitu Sentra Kuliner Pasar Banjaran. Tempat ini bisa menjadi destinasi kuliner baru di Kota Kediri,” ujar Vinanda Prameswati dalam sambutannya.
Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali ini menegaskan, kehadiran Sentra Kuliner Pasar Banjaran merupakan bentuk nyata komitmen Pemkot Kediri dalam memperkuat ekonomi sektor mikro dan UMKM. Kawasan ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat makan, tetapi juga diproyeksikan berkembang menjadi pusat ekonomi kreatif.
Ke depan, sentra kuliner ini akan dilengkapi dengan hiburan musik secara berkala guna meningkatkan daya tarik pengunjung.
“Harapan saya sentra kuliner ini bisa menjadi destinasi kuliner baru untuk warga Kota Kediri maupun luar kota. Warga yang hadir di sini nanti akan menganggap Pasar Banjaran ini pasar yang ngangeni,” jelasnya.
Dorong UMKM Tembus Pasar Lebih Luas
Beragam kuliner khas Kota Kediri tersaji di Sentra Kuliner Pasar Banjaran dengan tetap mengedepankan kearifan lokal. Melalui fasilitas yang lebih representatif dan akses pasar yang luas, produk UMKM diharapkan mampu menjangkau konsumen dari luar daerah.
“Syukur-syukur nanti karena ingin kembali lagi ke sini, makanannya juga bisa dijual dan diperkenalkan di wilayah lain. Semoga dengan adanya sentra kuliner ini bisa memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat Kota Kediri,” ujar wali kota termuda tersebut.
Dalam kesempatan itu, Vinanda Prameswati menekankan pentingnya standarisasi kualitas produk dan kebersihan lingkungan. Menurutnya, konsistensi dalam menjaga mutu menjadi kunci utama untuk menjaga kepercayaan pengunjung dan meningkatkan minat kunjung secara berkelanjutan.
Ia juga menginstruksikan PD Pasar bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk melakukan pengawasan dan pembinaan rutin kepada para pedagang.
“Jadi jangan sampai kita hanya memberikan tempat, tetapi tidak pernah melakukan pembinaan. Pendampingan ini penting agar produk di sini terus dikenal luas,” tegasnya.
Usai prosesi peresmian, Wali Kota Vinanda meninjau langsung setiap lapak pedagang. Ia tampak membeli dan menikmati kuliner yang dijajakan sembari berdialog dengan para pelaku usaha di tengah suasana meriah alunan musik.
Acara peresmian Sentra Kuliner Pasar Banjaran turut dihadiri Wakil Wali Kota Qowimuddin, Ketua TP PKK Faiqoh Azizah Muhammad Qowimuddin, Pj Sekda M. Ferry Djatmiko, tokoh agama KH. Abu Bakar Abdul Jalil, serta jajaran Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, hingga Direktur PD Pasar.

