iniSO.co – PT BPR Jatim (Perseroda) atau Bank UMKM Jatim memperkuat pengembangan durian lokal melalui penyelenggaraan Kontes Durian dan Pasar Hortikultura di Kabupaten Blitar, Minggu (25/1/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata Bank UMKM Jatim dalam mendorong ketahanan pangan regional sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani Jawa Timur.
Ajang yang melibatkan peserta dari seluruh Karesidenan Kediri ini tak sekadar menjadi festival buah, tetapi juga wadah strategis untuk mengangkat kualitas dan nilai jual durian lokal agar semakin kompetitif di pasar nasional.
Direktur Utama Bank UMKM Jatim, Irwan Eka Wijaya Arsyad S.T., MM menegaskan penguatan komoditas lokal seperti durian memiliki efek berantai terhadap perekonomian masyarakat.
“Kegiatan seperti kontes durian tidak hanya berdampak pada peningkatan harga jual, tetapi juga menggerakkan rantai ekonomi, mulai dari petani, pedagang, hingga pelaku UMKM pengolahan hasil pertanian. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan ekonomi lokal,” ujar Irwan.
Menurut Irwan, melalui Kontes Durian Blitar, kualitas durian lokal semakin dikenal luas. Penguatan branding ini diharapkan mampu menaikkan posisi tawar petani sehingga pendapatan mereka meningkat secara signifikan.
Selain promosi komoditas, Bank UMKM Jatim juga menghadirkan solusi pembiayaan melalui Produk Kredit Petani Jawa Timur. Program ini dirancang khusus untuk mendukung sektor agraris dengan suku bunga ringan hanya 6 persen per tahun.
Skema pembiayaan ini sangat ramah bagi petani karena angsuran dapat dibayarkan setelah masa panen. Sistem tersebut menyesuaikan dengan siklus usaha pertanian, sehingga tidak membebani arus kas petani.
Produk kredit ini tidak hanya menyasar petani durian, tetapi juga mendukung pelaku usaha di bidang pengolahan hasil pertanian, perkebunan, hingga perikanan.
Dukungan Nyata Bank UMKM Jatim untuk Hortikultura
Ketua Panitia Kontes Durian dan Pasar Hortikultura, Eko Supeno, mengapresiasi dukungan Bank UMKM Jatim dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran perbankan daerah memberikan dorongan moral dan ekonomi bagi petani hortikultura.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank UMKM Jatim yang telah mendukung Kontes Durian dan Pasar Hortikultura ini. Dukungan ini sangat berarti dalam mendorong penguatan nilai komoditas lokal serta meningkatkan semangat petani dan pelaku UMKM hortikultura,” ujar Eko.
Kolaborasi ini semakin menegaskan posisi Bank UMKM Jatim sebagai mitra strategis pembangunan daerah. Melalui penguatan durian lokal, akses pembiayaan mudah, dan promosi hasil pertanian, sinergi ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mewujudkan kesejahteraan bagi petani Jawa Timur dan pelaku UMKM.

