iniSO.co – Penguatan ekonomi warga Nahdlatul Ulama (NU) terus digencarkan oleh PC Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Kabupaten Blitar. Bersama MWC LPNU Selorejo, LPNU menggelar kegiatan Ngaji Bisnis bertema “Bisnis Jajanan Lebaran” yang berlangsung di Balai Desa Ngrejo, Kecamatan Selorejo, Sabtu (31/1/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya strategis LPNU Blitar dalam mendorong pelaku UMKM NU agar mampu memanfaatkan peluang usaha musiman menjelang Hari Raya Idulfitri, sekaligus meningkatkan daya saing dan profesionalisme usaha.
Acara Ngaji Bisnis LPNU Blitar dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua PCNU Kabupaten Blitar, KH Anang Kurniawan, ST. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas pelaku UMKM NU agar tidak sekadar ikut meramaikan pasar Lebaran, tetapi mampu mengelola usaha secara berkelanjutan.
“Momentum Lebaran selalu menghadirkan peluang ekonomi yang besar. Pelaku UMKM NU harus disiapkan tidak hanya untuk ikut ramai, tetapi juga mampu naik kelas dengan pengelolaan usaha yang lebih profesional,” ujar KH Anang Kurniawan.
Sebanyak 65 peserta yang merupakan pelaku UMKM dari Kecamatan Selorejo, Kesamben, Binangun, dan Doko mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Para peserta mendapatkan materi praktis mulai dari pengembangan produk jajanan Lebaran, strategi pemasaran, pengemasan menarik, hingga pengelolaan usaha yang tertata dan berorientasi pasar.
Sejumlah praktisi dan penggerak UMKM yang tergabung dalam Tim LPNU Blitar hadir sebagai narasumber. Mereka antara lain Khumaidi Musafa, Endrik Kristiawan (Sinyo Omah Jenang), Nur Miati (Daff Coffee), Muhtaromin (Grabah Kademangan), Septian Yuga Pramudi, dan Erwin. Para narasumber berbagi pengalaman lapangan serta praktik terbaik dalam mengembangkan usaha kuliner dan jajanan Lebaran bernilai tambah.
Ketua PC LPNU Kabupaten Blitar menegaskan bahwa kegiatan Ngaji Bisnis ini merupakan bentuk nyata komitmen LPNU dalam membangun kemandirian ekonomi warga NU melalui pendampingan berkelanjutan dan penguatan jejaring UMKM.
“Ngaji Bisnis bukan sekadar forum diskusi, tetapi ruang belajar bersama agar pelaku usaha NU lebih inovatif, adaptif, dan siap bersaing,” tegasnya.
Melalui kegiatan Ngaji Bisnis Jajanan Lebaran, LPNU Blitar menargetkan lahirnya UMKM NU yang mampu naik kelas, memperluas pasar, serta memberikan kontribusi nyata bagi penguatan ekonomi umat, khususnya di tingkat desa dan kecamatan, dengan memanfaatkan momentum ekonomi Lebaran secara optimal.

