iniSO.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memperkuat peran UMKM Kota Malang dalam sistem pengadaan barang dan jasa (barjas) pemerintah. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Katalog Versi 6 bagi pelaku UMKM yang digelar di Mini Block Office (MBO) Balai Kota Malang, Rabu (4/2/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkot Malang agar produk UMKM Kota Malang tidak hanya beredar di pasar lokal, tetapi juga mampu masuk dalam sistem E-Katalog Versi 6 yang digunakan secara nasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Erik Setyo Santoso, menjelaskan bahwa pemerintah terus mengembangkan metode e-purchasing sebagai sistem pengadaan barang dan jasa yang dilakukan secara elektronik melalui e-katalog.
“E-katalog ini diisi oleh seluruh pelaku usaha dari berbagai segmen, mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, dan seterusnya. Pemerintah Kota Malang memberikan fasilitasi kepada pelaku UMKM agar tidak tertinggal dalam perkembangan mekanisme pengadaan barang dan jasa,” ujar Erik.
Menurut Erik, fasilitasi ini bertujuan agar produk UMKM Kota Malang memiliki kesempatan bersaing dan ditayangkan dalam E-Katalog Versi 6, yang merupakan versi terbaru dari platform pengadaan nasional.
Dengan masuknya produk ke dalam E-Katalog Versi 6, UMKM tidak hanya berpeluang memenuhi kebutuhan belanja Pemkot Malang, tetapi juga dapat dibeli oleh kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah lain di seluruh Indonesia.
“Ini saat yang tepat bagi UMKM untuk menayangkan produknya di e-katalog versi 6, sehingga produk UMKM Kota Malang bisa mewarnai hasil pengadaan barang dan jasa di berbagai instansi,” tambahnya.
Perluasan Pasar dan Daya Saing UMKM
Melalui sosialisasi ini, Pemkot Malang berharap UMKM Kota Malang mampu memasarkan produknya lebih luas dan meningkatkan daya saing di pasar pengadaan pemerintah.
Erik menegaskan, keterlibatan UMKM dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah akan membawa dampak positif terhadap perekonomian daerah. Dampak tersebut mencakup peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), penguatan sektor UMKM, hingga penurunan angka pengangguran.
“Dengan begitu, UMKM Kota Malang memiliki kesempatan bersaing yang lebih kompetitif dalam memasarkan produknya,” jelasnya.
Sebagai informasi, Katalog Elektronik Versi 6 merupakan platform yang digunakan oleh kementerian, lembaga setingkat kementerian, serta pemerintah daerah dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa yang bersumber dari APBN dan/atau APBD melalui metode e-purchasing.
Melalui penguatan peran UMKM Kota Malang di E-Katalog Versi 6, Pemkot Malang optimistis pelaku usaha lokal dapat naik kelas, memperluas pasar, serta menjadi bagian penting dalam rantai belanja pemerintah secara nasional.

