iniSO.co – Bupati Kabupaten Jember Muhammad Fawait mengumumkan strategi terintegrasi untuk mempercepat penurunan angka kemiskinan melalui penguatan ekonomi akar rumput. Program ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam merespons pertumbuhan UMKM yang dinilai belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan.
Fawait menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Jember tidak hanya akan mendukung UMKM yang sudah berjalan, tetapi juga meluncurkan program penciptaan wirausaha baru yang menyasar masyarakat miskin ekstrem usia produktif.
“Strategi kami adalah memunculkan UMKM baru yang lahir dari masyarakat miskin. Kami ingin perputaran ekonomi benar-benar terjadi di akar rumput untuk menekan angka kemiskinan,” ujar Fawait kepada awak media, Sabtu (14/2/2026).
Untuk merealisasikan program tersebut, Pemkab Jember telah menyiapkan skema bantuan komprehensif. Masyarakat akan mendapatkan pelatihan keterampilan teknis untuk memulai usaha, serta bantuan stimulan berupa peralatan kerja seperti gerobak dan alat produksi lainnya.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan menghubungkan pelaku usaha baru dengan lembaga pendanaan, termasuk program pembiayaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Pemkab Jember bahkan berkomitmen menanggung beban bunga pinjaman agar pelaku usaha cukup membayar pokok pinjaman saja.
“Kami ingin masyarakat benar-benar terbantu. Dengan subsidi bunga, mereka tidak terbebani cicilan berat di awal usaha,” ungkapnya.
Tidak hanya fokus pada ekonomi domestik, Fawait juga membidik sektor ketenagakerjaan internasional sebagai salah satu solusi pengentasan kemiskinan. Pemkab Jember akan bersinergi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) guna meningkatkan kualitas serta perlindungan bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI) asal Jember.
“Kami akan berikan pelatihan kepada calon PMI dan memastikan keberangkatan mereka dikawal oleh pemerintah. Dengan begitu, tempat kerja jelas, penghasilan terjamin, dan risiko masalah di luar negeri dapat diminimalisir,” tegasnya.
Melalui integrasi antara penciptaan UMKM baru dan penguatan jalur PMI formal, Fawait optimistis struktur ekonomi masyarakat lapisan bawah akan semakin kokoh. Program ini diharapkan tidak hanya memberikan penghasilan jangka pendek, tetapi menciptakan kemandirian ekonomi berkelanjutan bagi keluarga miskin.
Langkah strategis ini sekaligus menjadi upaya nyata Pemkab Jember dalam menurunkan angka kemiskinan melalui penguatan sektor ekonomi produktif masyarakat.

