iniSO.co – Antusiasme ribuan warga yang memadati Alun-alun Pacitan pada momen Car Free Day (CFD) terakhir menjelang bulan suci Ramadan membawa berkah ekonomi bagi para pedagang kecil, Minggu (15/2/2026).
Cuaca cerah dan tingginya minat masyarakat untuk berkumpul bersama keluarga mendorong lonjakan signifikan pendapatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Pacitan. Sejak pagi hari, kawasan bebas kendaraan bermotor itu sudah dipadati warga dari berbagai kalangan.
Beragam lapak kuliner, mulai dari jajanan tradisional hingga makanan kekinian, laris manis diserbu pengunjung yang memanfaatkan momen CFD terakhir sebelum memasuki bulan puasa.
Salah satu pedagang makanan, Prastika Puspasari, mengaku merasakan langsung geliat ekonomi yang meningkat tajam dibandingkan pekan sebelumnya.
“Mungkin karena ini CFD terakhir sebelum puasa, jadi banyak yang beli. Itu juga membuat suasana lebih ramai,” ujar Prastika dengan nada bersyukur.
Ia menilai, CFD menjadi momentum penting bagi pedagang kecil untuk meningkatkan pendapatan sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat luas.
Kegembiraan menyambut bulan Ramadan tak hanya dirasakan para pedagang, tetapi juga para pengunjung. CFD dimanfaatkan sebagai ruang publik untuk bersosialisasi, berolahraga, hingga menikmati rekreasi murah meriah bersama keluarga.
Salah seorang pengunjung, Tri Yuliani, sengaja datang sejak pagi untuk menikmati suasana alun-alun sebelum ritme aktivitas berubah di bulan puasa.
“Saya datang untuk berolahraga sekaligus mencari kuliner. Hari ini lebih ramai dibandingkan minggu lalu karena ini merupakan CFD terakhir sebelum puasa,” katanya.
Menurut Tri, kepadatan pengunjung sudah terlihat sejak matahari terbit.
“Pengunjung hari ini cukup ramai dan padat, tidak hanya yang berolahraga, tetapi juga yang sekadar membeli kuliner,” tambahnya.
Keramaian CFD terakhir menjelang Ramadan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ruang terbuka untuk menjaga kesehatan fisik, tetapi juga menjadi napas penyambung ekonomi bagi rakyat kecil.
CFD Pacitan telah menjelma menjadi etalase promosi yang efektif bagi produk kreatif lokal, sekaligus menghadirkan senyum optimisme para pedagang UMKM sebelum memasuki bulan suci Ramadan.

