iniSO.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, memfasilitasi bazar takjil Ramadhan 1447 Hijriah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai upaya meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus memperluas pemasaran produk lokal selama bulan suci.
Sebanyak 115 pelaku UMKM ambil bagian dalam kegiatan bazar takjil Ramadhan Sumenep 2026 yang digelar di sepanjang Jalan dr. Soetomo, Kelurahan Pajagalan, Kecamatan Kota Sumenep. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan penuh, mulai 19 Februari hingga 19 Maret 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Sumenep (Disbudporapar), Faruk Hanafi, mengatakan bahwa bazar Ramadhan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membantu pelaku UMKM agar tetap produktif, terutama pada momentum meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Ramadan.
“Ada 115 pelaku UMKM yang ikut serta dalam kegiatan bazar takjil Ramadhan kali ini,” ujarnya saat meninjau lokasi kegiatan, Kamis.
Beragam menu berbuka puasa tersedia di bazar tersebut, mulai dari kolak, aneka minuman segar, hingga makanan tradisional khas Madura yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat dan wisatawan lokal.
Menurut Faruk, fasilitasi bazar takjil Ramadhan ini tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga diharapkan dapat memberikan nilai ibadah dan mempererat kebersamaan masyarakat selama bulan suci.
“Kami berharap upaya fasilitasi yang kami lakukan bukan hanya untuk keuntungan ekonomi semata, namun bisa menambah nilai ibadah kita,” katanya.
Menariknya, dalam kegiatan bazar takjil Ramadhan UMKM Sumenep ini, pemerintah daerah juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Layanan tersebut terselenggara melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga selama menjalankan ibadah puasa.
Pemkab Sumenep berharap kegiatan bazar takjil Ramadhan ini dapat memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi UMKM, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, sekaligus menjadi pusat kuliner Ramadan yang nyaman bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat promosi produk lokal khas Sumenep agar semakin dikenal luas.

