iniSO.co – Kegiatan Trate Takjil Market (TTM) ke IV sekaligus peresmian pusat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) “Trate Rasa” yang digelar Kamis (19/2/2026) mendapat dukungan penuh dari PT Petrokimia Gresik. Program ini menjadi upaya nyata untuk meningkatkan perekonomian masyarakat selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
TTM digelar sebagai wadah promosi dan pemasaran produk UMKM warga Kelurahan Trate. Lurah Trate, Ruli Budiman, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dengan pelaku UMKM setempat, sehingga menghadirkan pusat UMKM “Trate Rasa” sebagai media penjualan produk masyarakat.
“Ini bentuk pengembangan potensi warga Trate, agar produk mereka bisa dipromosikan dan masuk pasar Gresik. Salah satu produk unggulan yaitu penukaran minyak goreng bekas sebanyak 1,5 liter yang dikelola ekobank, bisa ditukar dengan produk takjil di TTM,” kata Ruli saat pembukaan di sepanjang Jalan KH Abdul Karim.
Pasar TTM yang berlokasi di Jalan KH Abdul Karim tersebut akan buka setiap sore selama bulan Ramadan 1447 H, menghadirkan berbagai pilihan kuliner takjil khas UMKM lokal.
Ruli menambahkan, selain dukungan dari PT Petrokimia Gresik, berdirinya outlet UMKM Trate Rasa juga mendapat kontribusi dari manajemen Rumah Sakit Nyai Ageng Pinatih serta Yayasan Sekolah Nahdlatul Ulama.
“Kami sangat berterima kasih kepada PT Petrokimia Gresik yang membantu terlaksananya outlet UMKM Trate Rasa, serta RS Nyai Ageng Pinatih dan Yayasan Sekolah NU sehingga masyarakat bisa mengembangkan usahanya,” imbuhnya.
Menariknya, transaksi pembelian di Trate Takjil Market menggunakan sistem pembayaran digital melalui QRIS dari Bank Rakyat Indonesia (BRI). Hal ini sekaligus melatih masyarakat agar terbiasa menggunakan pembayaran non-tunai.
Sementara itu, Camat Gresik Jalesvie Triyatmoko menilai kolaborasi antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan sektor korporasi sangat penting dalam mendorong kesejahteraan warga. Program outlet Trate Rasa dan TTM dinilai menjadi jembatan antara pelaku usaha dan konsumen.
“Dampaknya langsung dirasakan warga dalam perputaran ekonomi. Bahkan sudah ada pesanan meski outlet baru selesai dibangun,” ujarnya.
Pembukaan TTM ke IV juga dihadiri perwakilan perusahaan pendukung, serta anggota DPRD Gresik, Elvita Vetty dari Fraksi PDI Perjuangan dan Ricke Mayumi dari Fraksi Gerindra. Elvita berharap kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi desa atau kelurahan lain dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan.
“Antusias masyarakat sangat tinggi sampai dilaksanakan TTM ke IV. Ini bisa jadi inspirasi bagi UMKM di daerah lain dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan,” kata Elvita.
Dengan tingginya kebutuhan masyarakat akan takjil saat Ramadan, keberadaan Trate Takjil Market diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM di Kabupaten Gresik.

