iniSO.co – Semarak Ramadan 1447 Hijriah mulai terasa di Kabupaten Tuban. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban melalui Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) mendorong pelaku UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan usaha kecil memanfaatkan momentum Ramadan melalui penyelenggaraan Pasar Takjil dan Bazar Ramadan di berbagai titik.
Di bawah kepemimpinan Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, Pemkab Tuban memfasilitasi kegiatan tersebut sebagai ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, PKL, dan masyarakat. Selain menjadi ajang promosi dan penjualan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi, inovasi, serta apresiasi untuk mendorong UMKM naik kelas.
Kepala Diskopumdag Tuban, Gunadi, menjelaskan Pasar Takjil dan Bazar Ramadan digelar untuk menggerakkan perekonomian lokal sekaligus menyemarakkan bulan suci. Pelaku UMKM dan pedagang kecil diberikan ruang berjualan di sejumlah lokasi selama Ramadan.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menggerakkan roda perekonomian daerah sekaligus menyemarakkan bulan suci Ramadan,” ungkapnya, Kamis (19/2).
Dalam pelaksanaannya, sejumlah paguyuban UMKM dan PKL dilibatkan. Selain memiliki nilai ekonomi, kegiatan ini juga mengandung nilai sosial dan keagamaan serta memudahkan masyarakat memenuhi kebutuhan berbuka puasa.
Pada Ramadan tahun ini, Pasar Takjil dan Bazar Ramadan digelar di beberapa lokasi, antara lain:
- Pasar Takjil Ramadan di 20 kecamatan se-Kabupaten Tuban, melalui kerja sama pemerintah kecamatan dan komunitas UMKM lokal.
- Pasar Takjil Jalan Sunan Kalijaga selama 30 hari, mulai 18 Februari hingga 19 Maret 2026 pukul 14.00–18.00 WIB dengan sekitar 200 PKL. Selama kegiatan berlangsung diterapkan rekayasa lalu lintas satu arah untuk kendaraan roda empat pada jam tertentu.
- Bazar Ramadan “Ngabuburit Asyik” pada 20–27 Februari 2026 di Tuban Abirama dengan 50 stan UMKM serta hiburan edukatif tari dan teater.
- Bazar Takjil Ramadan Abirama 2026 pada 28 Februari hingga 8 Maret 2026 di Tuban Abirama dengan 30 tenant dan pertunjukan kesenian.
- Pasar UMKM Ramadan “Ngabuburit Bareng Bus Si Mas Ganteng” di Pangkalan Truk Kecamatan Widang pada 19 Februari hingga 21 Maret 2026, melibatkan 20 stan kuliner dengan layanan bus wisata berkeliling wilayah Widang.
- Gebyar Bazar Ramadan 2026 di Taman Sendang Beron pada 22–28 Februari 2026 yang melibatkan 20 tenant kuliner.
Gunadi menegaskan, Pemkab Tuban tidak hanya memfasilitasi perizinan dan koordinasi lokasi, tetapi juga melibatkan berbagai perangkat daerah dan instansi vertikal seperti Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, TNI-Polri, hingga pemerintah kecamatan dan kelurahan agar kegiatan berjalan tertib, aman, dan bersih.
“Kami berharap seluruh pelaku UMKM dan PKL yang terlibat dapat menjaga kebersihan, ketertiban, serta kualitas produk yang dijual,” tuturnya.
Melalui kolaborasi tersebut, Pasar Takjil dan Bazar Ramadan diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat karakter Tuban sebagai daerah religius dan produktif, terutama dalam mendorong pertumbuhan UMKM lokal selama Ramadan 2026.

