iniSO.co – Pemerintah Kecamatan Asembagus bersama pemerintah desa menggelar Festival Nase’ Sodhu Asembagus dengan menghadirkan puluhan stan UMKM yang menawarkan berbagai produk kuliner khas dan kerajinan tangan.
Festival yang menampilkan makanan tradisional Nase’ Sodhu tersebut berlangsung di taman kota atau Second City Asembagus, Kecamatan Asembagus.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ulfiyah didampingi Camat Asembagus Faishol Afandi.
Wakil Bupati Situbondo Ulfiyah mengapresiasi Pemerintah Kecamatan Asembagus dan pemerintah desa yang telah menggelar festival tersebut sebagai upaya mendukung perkembangan UMKM.
Menurutnya, Nase’ Sodhu merupakan salah satu makanan tradisional khas masyarakat Asembagus yang perlu terus dilestarikan sekaligus dikembangkan oleh pelaku usaha mikro.
“Nase’ Sodhu merupakan makanan tradisional masyarakat Asembagus. Mudah-mudahan festival ini terus dikembangkan oleh para pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Asembagus,” ujar Ulfiyah.
Ia menambahkan bahwa perkembangan UMKM di Kecamatan Asembagus saat ini menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan.
Menurut Ulfiyah, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mengentaskan kemiskinan.
Ia berharap seluruh kecamatan di Kabupaten Situbondo dapat menggerakkan perekonomian melalui kegiatan serupa.
“Salah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan adalah dengan menggerakkan perekonomian melalui UMKM. Kegiatan seperti Festival Nase’ Sodhu ini sangat penting untuk terus dilakukan,” katanya.
Sementara itu, Camat Asembagus Faishol Afandi menjelaskan bahwa Festival Nase’ Sodhu Asembagus diselenggarakan secara rutin sebanyak lima kali dalam setahun setiap triwulan.
Sedangkan festival akbar akan digelar setiap peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.
“Festival ini melibatkan seluruh pemerintah desa di Kecamatan Asembagus. Setiap desa membuka stan dan menyediakan 50 porsi Nase’ Sodhu secara gratis untuk masyarakat,” jelas Faishol.
Menurut Faishol, kehadiran pelaku UMKM dalam festival tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pelaku usaha kecil memiliki kesempatan untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasar.
“Kehadiran UMKM pada Festival Nase’ Sodhu ini diharapkan dapat mendorong ekonomi kreatif agar terus tumbuh dan berkembang di Kecamatan Asembagus,” katanya.
Faishol juga menegaskan bahwa Kecamatan Asembagus akan terus mendukung program pemerintah daerah yang menetapkan Situbondo sebagai kabupaten UMKM di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati.
Menurutnya, berbagai program pemberdayaan UMKM telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Meski demikian, jumlah pelaku UMKM yang ingin membuka stan dalam festival sebenarnya lebih banyak dibandingkan kapasitas yang tersedia.
“Kami hanya bisa menyediakan sekitar 25 tenda menggunakan fasilitas dari BUMDes karena keterbatasan sarana. Padahal sebenarnya banyak pelaku UMKM yang ingin ikut serta,” ujarnya.
Ia berharap pada penyelenggaraan berikutnya fasilitas festival dapat ditambah agar lebih banyak pelaku UMKM yang bisa terlibat.

