iniSO.co – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI terus memperkuat dukungan terhadap pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menghadirkan 10 UMKM binaannya dalam pameran Dhawafest Pesona 2026 di Jakarta. Kehadiran UMKM binaan tersebut diharapkan mampu memperluas akses pasar sekaligus meningkatkan branding produk lokal di tingkat nasional.
Partisipasi BNI dalam Dhawafest Pesona 2026 menjadi salah satu strategi perusahaan dalam mendorong UMKM naik kelas, meningkatkan transaksi penjualan, serta memperluas jejaring bisnis melalui kolaborasi lintas lembaga.
Direktur Consumer Banking BNI, Corina Leyla Carnalies, mengatakan bahwa keterlibatan BNI dalam pameran tersebut merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk terus memperkuat ekosistem UMKM di Indonesia.
“Partisipasi BNI dalam Dhawafest Pesona 2026 merupakan komitmen perseroan untuk mendorong UMKM binaan agar semakin berkembang, memiliki daya saing yang lebih kuat, serta mampu memperluas jaringan pasar melalui kolaborasi lintas institusi,” ujar Corina dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
Dhawafest Pesona 2026 sendiri diselenggarakan oleh Dharma Wanita Persatuan Kementerian Keuangan (DWP Kemenkeu) sebagai wadah promosi produk kreatif dari berbagai daerah di Indonesia. Pameran ini digelar selama tiga hari, mulai 4 hingga 6 Maret 2026 di Gedung Dhanapala, Kompleks Kementerian Keuangan, Jakarta.
Pada tahun ini, Dhawafest diikuti sekitar 240 peserta yang terdiri dari pengrajin, produsen, serta pelaku UMKM binaan dari berbagai instansi pemerintah, BUMN, lembaga swasta, hingga perwakilan Dharma Wanita Persatuan di lingkungan Kementerian Keuangan.
Mengusung tema “Persembahan Elok Nusantara – Dukung UMKM Lebih Berkelas Menuju Indonesia Emas”, pameran tersebut menampilkan beragam produk unggulan mulai dari sektor fesyen, kerajinan tangan, hingga kuliner khas Nusantara yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.
Dalam penyelenggaraan tahun ini, Provinsi Sumatra Barat ditetapkan sebagai ikon Dhawafest dengan simbol Tari Piring, yang merepresentasikan nilai kerja sama dan sinergi dalam mendorong kemajuan ekonomi kreatif nasional.
Pada pameran tersebut, BNI menghadirkan berbagai UMKM binaan unggulan dari beragam sektor usaha. Di antaranya Fenny Permata dengan produk perhiasan berbahan mutiara dan permata, Rafi Ridwan x ManZieRa yang menampilkan karya pengrajin disabilitas berupa jilbab dan tenun, serta Jeara Sleep Wear dengan produk busana tidur.
Selain itu, terdapat Polka Clothes dengan batik dan tenun bercorak polkadot, Bagora dengan produk bawang goreng, hingga Rendang Asese yang menghadirkan kuliner khas Nusantara.
BNI juga membawa UMKM binaan lainnya seperti Artha Boutique dengan produk batik, Wong Perfume dengan parfum lokal, Lemari Lawas yang menawarkan koleksi vintage dan batik lawas, Rumah BUMN Bekasi dengan busana muslim, Abit Kain dengan produk baju, ulos dan tas, serta FIEF dengan koleksi batik dan tenun.
Tidak hanya memfasilitasi promosi produk, BNI juga mendorong penggunaan transaksi digital dan nontunai selama pameran berlangsung. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM sekaligus mendukung transformasi digital di sektor usaha kecil.
Melalui partisipasi dalam Dhawafest Pesona 2026, BNI berharap UMKM binaan dapat memperoleh akses pasar yang lebih luas serta memperkuat jaringan bisnis dengan berbagai mitra strategis.
Sinergi antara perbankan, pemerintah, dan pelaku usaha dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional menuju Indonesia Emas 2045.

