iniSO.co – Bea Cukai Malang terus memperkuat sinergi lintas sektor guna mendorong peningkatan ekspor, khususnya dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui berbagai program edukasi, koordinasi antarinstansi, serta pendampingan usaha, Bea Cukai Malang berkomitmen membantu UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar internasional.
Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui kegiatan Ngopi Ekspor (Ngobrol Pintar Ngobrol Inspirasi Ekspor) yang digelar di Aula Bea Cukai Malang dengan mengusung tema UMKM Shopee Ekspor pada Rabu (25/2). Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus inspirasi bagi pelaku usaha dalam memanfaatkan platform digital untuk ekspansi pasar global.
Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Pitoyo Pribadi, menyampaikan bahwa transformasi digital telah membuka peluang besar bagi UMKM untuk menembus pasar internasional.
“Melalui pemanfaatan platform digital seperti Shopee Ekspor, pelaku usaha dapat memasarkan produknya ke berbagai negara dengan dukungan sistem dan logistik yang terintegrasi,” ujarnya dalam keterangan, Rabu (25/3).
Komitmen Bea Cukai Malang dalam mendukung UMKM juga terlihat dari kunjungan kerja Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang UMKM, Ubaidillah Amin, ke CV Bunga Melati di Kota Batu pada Senin (2/3). Perusahaan tersebut berhasil mengekspor produk kokedama ke Jepang, menjadi contoh nyata keberhasilan UMKM lokal menembus pasar ekspor.
Pendampingan terhadap pelaku usaha terus diperkuat melalui program Klinik Ekspor, yang memberikan edukasi kepabeanan, asistensi legalitas, hingga bimbingan teknis ekspor secara menyeluruh.
Tak hanya itu, Bea Cukai Malang juga menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah daerah. Hal ini terlihat dari kunjungan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Batu pada Jumat (27/2), yang bertujuan memperdalam pemahaman terkait prosedur ekspor serta menggali potensi komoditas unggulan daerah.
Upaya memperluas wawasan pelaku usaha terkait pasar internasional juga dilakukan melalui kegiatan Market Insight bertema UMKM Goes to Hong Kong pada Jumat (13/3). Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan informasi mengenai peluang pasar Hong Kong, karakteristik konsumen, hingga strategi ekspor dari para narasumber berkompeten.
“Melalui berbagai kegiatan tersebut, Bea Cukai Malang terus menjalankan perannya sebagai trade facilitator dan industrial assistance dengan memperkuat sinergi bersama berbagai pihak guna mendorong semakin banyak UMKM yang mampu bersaing di pasar global,” pungkas Pitoyo.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Bea Cukai Malang optimistis semakin banyak UMKM Indonesia yang naik kelas dan sukses menembus pasar ekspor, sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.

