iniSO.co – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menggulirkan program Genera-Z Berbakti 2026 sebagai bagian dari strategi memperkuat ekosistem ekonomi berbasis desa wisata sekaligus mendorong inovasi generasi muda.
Program ini menjadi langkah berkelanjutan BCA dalam mengembangkan potensi pariwisata berkelanjutan dan pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di desa binaan.
Melalui skema call for proposal, BCA membuka kesempatan bagi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk mengajukan ide inovatif yang dapat diimplementasikan langsung di desa wisata binaan Bakti BCA. Program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan sosial, tetapi juga untuk menciptakan dampak ekonomi nyata di tingkat lokal.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa Genera-Z Berbakti merupakan wadah strategis bagi mahasiswa untuk menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar program pengabdian masyarakat, tetapi komitmen kami dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang mampu membawa dampak positif,” ujarnya dalam siaran pers, Selasa (31/3/2026).
Pada pelaksanaan tahun ini, BCA akan menyeleksi empat kelompok mahasiswa terbaik yang berhak mendapatkan pendanaan serta pendampingan selama satu bulan dalam menjalankan program di lapangan. Selain itu, satu kelompok terbaik akan memperoleh apresiasi tambahan senilai ratusan juta rupiah.
Setiap kelompok terdiri dari 10 hingga 12 mahasiswa lintas disiplin ilmu. Mereka didorong untuk mengangkat berbagai isu strategis, mulai dari pariwisata berkelanjutan, pengembangan UMKM, pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga pelestarian budaya—yang seluruhnya beririsan dengan penguatan ekonomi lokal.
Adapun lokasi implementasi program tersebar di sejumlah desa wisata binaan BCA, seperti Desa Wisata Kreatif Terong di Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Tomohon.
Program ini juga menjadi bagian dari pendekatan jangka panjang BCA dalam membangun desa wisata sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Selain dukungan pendanaan, peserta akan mendapatkan pembinaan, pelatihan, hingga pendampingan intensif selama program berlangsung.
Sebagai gambaran, pada edisi 2025, Genera-Z Berbakti berhasil menjaring lebih dari 250 proposal dari 98 perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Empat tim terpilih sukses mengimplementasikan programnya di desa wisata binaan dengan dukungan penuh dari BCA hingga tahap akhir.
Pendaftaran Genera-Z Berbakti 2026 dibuka hingga 24 April, dengan rangkaian seleksi dan pelaksanaan program yang akan berlangsung hingga Agustus 2026.
Hera menambahkan, program ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan institusi pendidikan dalam mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

