SURON.CO, Batu – UMKM di Kota Batu mengalami kendala ketersediaan buah untuk produksi keripik. Pasalnya, ada beberapa macam buah yang memiliki masa panen tertentu.
Salah satu pelaku UMKM Kota Batu, Dwi Nur Koko Hidayat mengatakan, produk UMKM besutannya telah memproduksi keripik buah sejak tahun 2010 lalu. Di antaranya keripik apel, pisang, mangga, nanas, salak dan rambutan. “Dalam satu hari bisa memproduksi hingga 60 kilogram keripik buah dengan tiga mesin penggorengan yang kita miliki,” ujar Nur Koko.
Dari produksi keripik buah yang dihasilkan, pihaknya sudah merasa kuwalahan untuk memenuhi permintaan pasar dalam Kota Batu. Apalagi saat ini bahan baku juga sudah mulai langka. Hal ini dikarenakan beberapa jenis buah hanya tersedia musiman.
Koko mengungkapkan, ada kendala yang dialami pelaku UMKM. Utamanya mengerucut pada permasalahan permodalan. Seharusnya ketika musim panen, apabila tidak terkendala modal, pihaknya bisa membeli bahan baku sebanyak-banyaknya. Ketika tidak musim panen, hasil UMKM tidak sampai berhenti produksi.
“Kami terkendala modal. Sehingga saat musim panen tidak bisa beli bahan baku sebanyak-banyaknya. Kalau bisa beli bahan baku, maka kami bisa produksi sebanyak-banyaknya. Kemudian saat musim seperti ini, tinggal jual saja,” jelas Koko.(*)

