SURON.CO, Bondowoso – Anggota DPR dari Fraksi PKB Nasim Khan dan anggota Badan Standarisasi Nasional (BSN) mengunjungi rumah produksi Tape Crispy GeHael Food, Desa Poncogati, Kecamatan Curahdami, Bondowoso. Dia melihat langsung proses produksi tape crispy. Mulai dari bahan dan mesin produksi.
Dari penjelasan pemilik UMKM Tape Crispy Nurul Hidayah, berbagai rasa ada dalam produknya, yakni orisinil, pedas, coklat, dan keju, harnyapun bervariasi. “Untuk kemasan 80 gram Rp 17 ribu dan kemasan 170 gram Rp 30 ribu,”ungkapnya.
Direktur Pengembangan Standar Agro, Kimia, Kesehatan dan Halal BSN Wahyu Purbowarsito menjelaskan, usaha ini sudah memenuhi syarat standarisasi namun tinggal melengkapi dokumen saja.
Dia sempat melihat proses produksi, bahan, dan mesin peralatan Tape Crispy. “Produksi Tape Crispy Poncogati bisa diekspor ke luar negeri dan untuk SNI atau standar nasional bisa minta bantuan Pak Nasim Khan,” tuturnya.
Sementara Nasim Khan menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa pengaturan standarisasi nasional dilakukan dalam rangka membangun sistem nasional, yang mampu mendorong dan meningkatkan serta menjamin mutu barang dan jasa.
“Nasim Khan Institut atau NKI siap memfasilitasi sehingga produk Tape Crispy GeHael Food asli Poncogati ini bisa menjadi produk ekspor dan tapenya bisa dinikmati oleh orang luar negeri,” terangnya.(*)

