SURON.CO, Probolinggo – Sempat vakum selama pandemi Covid-19, Festival Seminggu di Kota Probolinggo (Semipro), kembali digelar. Selain memberdayakan UMKM, dalam semipro kali ini Pemkot Probolinggo mengorbitkan batik lokal.
Batik lokal Kota Probolinggo sendiri, sejauh ini sangat beragam dan memiliki kualitas terbaik. Bahkan, pesona batik lokal Kota Probolinggo bukan hanya bicara di masa kini saja. Pemerintah setempat sebelumnya telah terbang ke Belanda. Mengunjungi museum Negeri Kincir Angin itu, untuk melihat batik asal Probolinggo.
“Semipro ini diadakan selama seminggu penuh, menyajikan aneka kuliner dan seni budaya lokal. Menjadi sarana untuk mengenalkan budaya dan edukasi pada masyarakat. Karena masyarakat Kota Probolinggo adalah warga pendalungan, dengan beberapa etnis di dalamnya. Termasuk mengenalkan batik lokal untuk go internasional,” jelas Wali Kota Probolinggo Hadi Zainal Abidin.
Dengan festival semacam ini, diharapkan mampu memupuk rasa kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama maupun antar etnis. Selain itu, sasaran utamanya adalah kebangkitan ekonomi masyarakat. Melalui pemberdayaan UMKM yang turut serta ikut andil dalam gelaran Semipro
Ada yang berbeda pada gelaran Semipro 2023 ini. Pemkot mengenalkan batik lokal, sebagai salah satu fokus utama promosinya. Menggandeng desainer kondang Jawa Timur, Lia Afif, batik lokal asal Kota Probolinggo akan tampil dalam event berskala nasional di Jakarta.
Yakni Jakarta Fashion & Food Festival (JFFF). JFFF merupakan sebuah festival tahunan persembahan Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta bekerja sama dengan PT. Summarecon Agung Tbk., dan didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta Kementerian Perdagangan.
Terobosan dalam semipro ini pun menuai kesan positif dari istri Wakil Gubernur Jawa Timur, sekaligus Ketua Dekranasda Jatim, Arumi Bachsin. “Tadi saya lihat, sedikitnya ada 20 batik lawasan, dengan motif dan corak yang indah. Ini perlu diapresiasi.Bahkan saat ini batik Probolinggo terkenal dengan kombinasi warnanya yang berani,” kata Arumi, dalam sambutannya.(*)

