SURON.CO, Surabaya – Jawa Timur memiliki 2.229 pasar yang berpotensi untuk dikembangkan agar bisa melakukan penjualan secara online. Hal ini diungkapkan Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Mohammad Gunawan Saleh.
Dalam kesempatan ini, Gunawan pun turut memberikan apresiasi kepada Grab yang telah membantu terkait dengan penjualan secara online.
“Tentunya ini berkat hikmah dari adanya pandemi. Pola pedagang berubah dari yang awalnya bisa langsung datang ke pasar menjadi tidak boleh bertatap muka, dan Alhamdulillah dari pihak Grab memfasilitasi dengan penjualan secara online,” kata Gunawan.
Diskop-UKM Jatim turut berpartisipasi dengan membuka meja layanan untuk pendaftaran merek, sertifikasi halal, dan pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) untuk para pelaku UMKM.
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki juga berdiskusi dan mendengarkan aspirasi beberapa pedagang di Pasar Sememi terkait perkembangan usaha sejak bermitra dengan Grab Indonesia melalui layanan Grab Mart.
Adapun Sekretaris Kota Surabaya Ikhsan mengatakan, di Kota Surabaya ada 12 pasar yang dikelola oleh Dinas Koperasi, 62 pasar dikelola oleh Lembaga Ketahanan Masyarakat Kelurahan (LKMK), dan 67 pasar dikelola oleh PD Pasar.
Tentunya, kata Ikhsan, ada potensi kerja sama dengan Grab karena toko-toko itu melakukan pemesanan secara online. “Terkait dengan standar harga, kami kerja sama dengan PIS atau Pasar Induk Sidotopo. Pesanan dari masing-masing toko kemudian dikumpulkan, nanti dari PIS-nya mengantarkan. Untuk inflasi tiap hari Senin kita dikontrol dan kualitasnya agar terstandar,” jelas Ikhsan.
Adapun Neneng Goenadi dari Grab mengatakan, ada beberapa hal yang sudah dilakukan oleh Grab Indonesia untuk para pelaku UMKM. “Pertama adalah Grab percaya bahwa UMKM akan terus berkembang di Indonesia, sehingga sejak pandemi kami senantiasa berinovasi, salah satunya, yaitu lahirnya Grab Mart ini,” terangnya.
Kedua, membuka Grab Akademi yang mengedukasi para pelaku UMKM dalam hal fotografi, finansial, dan marketing. Kemudian menyediakan payment digital melalu Qris dan OVO.(*)

