SURON.CO, Jakarta – Di pembukaan UMKM EXPO (RT) Brilianpreneur 2023, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyebut program business matching lebih mampu sejahterakan UMKM untuk bisa ekspor, alih-alih hanya menggelar pameran. Hal ini diutarakan Zulhas ketika menghadiri gelaran yang diinisiasi BRI tersebut di Jakarta Convention Center, Senayan, Kamis (7/12).
“Kemendag punya ITPC (Indonesian Trade Promotion Center) di 19 negara. Penting itu seperti business matching (seperti ini) daripada pameran karena omzetnya dikit,” ujar Zulhas kepada awak media.
“Kami terakhir di Doha itu transaksinya (untuk UMKM) USD 10 juta lebih. Pak Jokowi selalu membantu untuk mengembangkan UMKM,” sambungnya.
Diketahui, BRI UMKM EXPO(RT) Brilianpreneur 2023 ini merupakan rangkaian dari HUT ke-128 BRI. Senada dengan misi BRI, Zulhas meyakini jika program seperti ini mampu mempercepat UMKM Indonesia akan berkembang dengan pesat.
“Tepat sekali kita kerja bareng (BRI) soal business matching. Kalau semua bisa melakukan hal seperti ini saya kira UMKM kita akan berkembang dengan cepat,” tambah Zulhas.
Senada dengan misi dari Kemendag untuk terus memajukan UMKM, Direktur Utama BRI Sunarso menjelaskan kesepakatan melalui program ini terus bertumbuh setiap tahunnya. Pada 2019 sebesar USD 33,5 juta, di 2020 naik menjadi USD 57,5 juta, lalu USD 72,1 juta pada 2021, serta USD 76,7 juta di 2022.
“BRI melihat adanya peluang besar bagi produk-produk Indonesia untuk masuk ke pasar global. Hasil karya anak bangsa dinilai memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk dari negara-negara lain,” pungkas Sunarso.(*)

