SURON.CO, Madiun – Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Madiun menggelar acara Ngobrol Ekonomi Kreatif Madiun (Brem) digelar di halaman Gedung Kampung Pesilat Kabupaten Madiun. Selama ini jika menyebut nama Brem lebih dikenal sebagai makanan khas di kabupaten ini.
Acara tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan produk-produk kreatif, tetapi juga untuk melakukan pendataan terhadap pelaku ekonomi kreatif di 15 kecamatan.
Kepala Disparpora Kabupaten Madiun Anang Sulistijono hadir dalam acara ini. Tak hanya itu, perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta perwakilan dari Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) juga ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Kegiatan BREM perdana digelar di Kecamatan Mejayan, dengan dihadiri oleh 180 pelaku ekonomi kreatif yang terdata berasal dari 11 desa di 3 kelurahan. Acara berlangsung dari pukul 16.00-22.00 WIB ini menampilkan berbagai pameran. Mulai dari kuliner, kesenian, fotografi, kriya, musik, hingga fashion, yang merupakan karya-karya masyarakat Kabupaten Madiun.
Anang Sulistijono menyampaikan kegiatan Brem bertujuan untuk mengidentifikasi seluruh pelaku ekonomi kreatif di Kabupaten Madiun.
“Kami fokus pada ekonomi kreatif di Kecamatan Mejayan. Selanjutnya, kami akan melanjutkan fokus pada kecamatan lainnya. Harapan kami adalah dengan pendataan ini, kami dapat menyelenggarakan pelatihan yang bertujuan untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan kualitas dari ekonomi kreatif ini,” ujar Anang.
Anang berharap kegiatan Brem ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan ekonomi di Kabupaten Madiun.(*)

