SURON.CO, Malang – Komitmen Stapa Center dan Sampoerna Untuk Indonesia terlibat dalam penguatan pengelolaan potensi lokal untuk pengembangan UMKM berlanjut.
Sukses di Pasuruan dan Probolinggo, pendampingan yang dilakukan Stapa Center bersama Sampoerna Untuk Indonesia berlanjut di Kota Malang.
Stapa Center mengadakan launching dan sosialisasi Program Penguatan Pengelolaan Potensi Lokal pengembangan UMKM.
Manajer Regional Enggagement and Sustainability PT. HM Sampoerna Tbk Kukuh Dwi Kristianto menjelaskan, program ini memberikan kesempatan yang bagus. “Kami hadir di sini sebagai dukungan nyata terhadap pengembangan potensi UMKM di Kota Malang,” katanya.
Menurutnya, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat dapat bekerja sama. Harapannya, kerja sama ini bisa berjalan baik dan Kota Malang menjadi lebih baik.
Direktur Stapa Center Agus Rohmatulloh menyebut, kegiatan ini dibagi dua sesi, yakni sesi seremoni sambutan dan pembukaan serta sesi sosialisasi program.
Pada sesi sosialisasi program terdapat penyampaian penjelasan konsep program, motivasional speech dan business success story.
Pendiri dan Direktur PT Maccheese Malang Rully Hery Siswoyo tampil memberikan Motivasional Speech dan Business Success UMKM.
Dalam presentasinya Rully menegaskan pentingnya berkolaborasi dan menyambut berbagai program yang ada untuk mengembangkan usaha yang dikelola oleh UMKM.
Peserta kegiatan mengikuti jalannya acara dengan antusias. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta yang memanfaatkan sesi diskusi untuk bertanya dan menyampaikan pendapat.
Sampoerna Untuk Indonesia berkomitmen terus untuk berkontribusi pada pembangunan Indonesia. Komitmen ini selaras dengan Falsafah Tiga Tangan Sampoerna. Bagi Sampoerna, keberlanjutan adalah tentang menciptakan nilai jangka panjang dan meminimalkan dampak negatif terkait dengan produk.
Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso menyampaikan terima kasih kepada PT HM Sampoerna Tbk dan Stapa Center yang membuat program ini. “Kami berterima kasih atas dukungan program yang diberikan kepada masyarakat kota Malang khususnya UMKM,” sambung dia.
Ia yakin program ini akan bisa menjadi besar dan berharap bisa diperluas menjangkau seluruh 5 kecamatan yang ada di Kota Malang.(*)

