Minke.id – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman membuat langkah unik dengan melantik pejabat tinggi Kementerian UMKM di Pasar Tanah Abang, Jakarta. Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga simbol pelaksanaan amanah dari Presiden Prabowo Subianto agar Kementerian UMKM lebih dekat dengan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
“Ini mungkin yang pertama kali pelantikan pejabat eselon kementerian dilaksanakan bersama-sama dengan pengusaha UMKM. Pasar Tanah Abang dipilih karena merupakan simbol perjuangan ekonomi rakyat, tempat komunitas UMKM bercengkerama dan berjuang demi keluarga mereka,” ungkap Maman saat memberikan sambutannya, Rabu (15/1/2025).
Maman menjelaskan bahwa kehadiran Kementerian UMKM di tengah masyarakat adalah bentuk konkret penerjemahan amanah Presiden Prabowo Subianto. Presiden, kata Maman, menegaskan pentingnya kementerian ini untuk menunjukkan keberpihakan nyata kepada UMKM.
“Amanah Presiden sangat jelas: Kementerian UMKM harus dekat dengan masyarakat, terutama pengusaha UMKM yang jumlahnya mencapai 55 hingga 60 juta di seluruh Indonesia. Ini adalah langkah awal untuk memberikan pelayanan optimal,” ujar Maman.
Dia menambahkan, pelantikan ini sekaligus menjadi momen peluncuran logo baru Kementerian UMKM, yang menandakan komitmen kementerian untuk semakin dekat dan berdampingan dengan pelaku usaha kecil.
“Inilah respons kami atas instruksi Presiden. Kalau kita ingin sukses menjalankan program UMKM, kita harus memulai dengan terjun langsung dan berada dekat dengan mereka,” tegasnya.
Maman menekankan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, dengan kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja, yaitu sekitar 97 persen dari total tenaga kerja nasional. Bahkan, UMKM sering menjadi tulang punggung ketahanan ekonomi di tengah krisis.
“UMKM memiliki daya tahan yang luar biasa. Ketika krisis datang, mereka adalah benteng utama ekonomi kita. Kami mengapresiasi setinggi-tingginya para pengusaha UMKM di Indonesia, khususnya di Pasar Tanah Abang,” ujar Maman.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah telah menghapus tagihan utang bagi 67 ribu nasabah UMKM dengan nilai total mencapai Rp2,5 triliun. Maman menyebut kebijakan ini sebagai langkah awal menuju target yang lebih besar, yaitu penghapusan seluruh piutang 1 juta UMKM senilai lebih dari Rp14 triliun.
“Kebijakan ini adalah wujud komitmen pemerintah untuk memberikan ruang gerak lebih luas bagi UMKM. Kami ingin mereka tidak terbebani utang, sehingga dapat fokus mengembangkan usahanya,” tutupnya.
Dengan pelantikan di Pasar Tanah Abang ini, Kementerian UMKM menunjukkan niat kuat untuk terus hadir dan mendukung perjuangan para pelaku UMKM, membangun perekonomian Indonesia dari bawah, dan melaksanakan amanah Presiden dengan penuh tanggung jawab.

