Minke id – Libur Lebaran 2025 menjadi momen istimewa bagi pelaku UMKM di kawasan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, Surabaya. Lonjakan pengunjung yang memadati area wisata sejak 31 Maret 2025, memberi angin segar bagi para pedagang oleh-oleh dan kuliner lokal.
Menurut Kepala UPTD Pengelola Objek Wisata THP Kenjeran Surabaya, Rusdi Ismet, omzet pedagang oleh-oleh melonjak drastis. Jika biasanya mereka hanya meraup Rp300 ribu hingga Rp400 ribu per hari, selama libur Lebaran ini penghasilan mereka menembus Rp800 ribu hingga Rp1 juta per hari.
“Keramaian pembeli oleh-oleh seperti kerupuk, ikan asin, dan souvenir merata. Libur Lebaran ini menjadi kesempatan emas bagi para pedagang untuk meningkatkan kesejahteraan,” ujarnya pada Sabtu (5/4/2025).
Tak hanya pusat oleh-oleh, pedagang kuliner seperti lontong kupang juga kebanjiran pelanggan. Cita rasa khas Surabaya menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan lokal dan luar kota.
Di sisi lain, cuaca cerah turut menguntungkan para nelayan yang tergabung dalam Paguyuban Perahu Wisata THP Kenjeran. Dalam sehari, sekitar 11 hingga 15 perahu wisata beroperasi, memberikan pengalaman menyenangkan bagi pengunjung yang ingin menjelajahi pesona pantai.
Untuk menjaga keamanan, setiap perahu telah diberi tanda khusus agar mudah diawasi oleh petugas dan Polair Polda Jatim.
“Dengan peningkatan jumlah pengunjung, beragam hiburan menarik, kenaikan omzet pedagang, serta kondisi keamanan dan pantai yang terjaga, libur Lebaran tahun ini membawa berkah bagi THP Kenjeran dan masyarakat sekitarnya,” tambah Rusdi.
Tercatat, jumlah pengunjung selama musim liburan ini meningkat sekitar lima hingga tujuh persen dibandingkan tahun lalu. Pihak pengelola optimistis target kunjungan sebesar 16.000 hingga 17.000 wisatawan hingga 7 April 2025 akan tercapai.

