Minke.id – Inovasi pelaku UMKM Kota Malang dalam menciptakan produk makanan dan minuman kini semakin membuahkan hasil. Tak lagi terbatas pada pasar tradisional, kini produk mereka telah merambah pusat perbelanjaan modern seperti Hypermart Malang Town Square (Matos) lewat hadirnya stall Jajanan Pasar yang kian diminati pengunjung.
Stall ini menjadi wadah strategis bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka langsung ke konsumen yang berbelanja di pusat perbelanjaan. Antusiasme masyarakat pun terus meningkat, menjadikan inisiatif ini sebagai angin segar bagi geliat ekonomi lokal.
Store Manager Hypermart Matos, Hendro Rinaldp, menjelaskan bahwa sejak akhir 2024, Hypermart telah menyediakan ruang khusus untuk menampilkan produk-produk UMKM Kota Malang.
“Saat ini, ada 27 supplier lokal untuk snack dan jajanan pasar, serta 32 supplier untuk produk kopi dan coklat, semuanya asli dari Malang,” jelas Hendro, Rabu (9/4).
Langkah ini tak hanya membantu meningkatkan visibilitas produk lokal, tapi juga menjadi solusi pemasaran yang efektif bagi para pelaku UMKM yang sebelumnya kesulitan menembus retail modern.
Stall Jajanan Pasar di Hypermart Matos menghadirkan sensasi unik bagi pengunjung mal. Mereka bisa menikmati jajanan pasar tradisional seperti kue lapis, klepon, onde-onde, hingga produk kopi dan coklat lokal, tanpa harus keluar dari pusat perbelanjaan.
“Kami ingin memudahkan customer yang ingin menikmati jajanan pasar khas, walau sedang berada di mal atau pusat perbelanjaan modern,” tegas Hendro.
Melihat tingginya minat pembeli, Hypermart Matos terus membuka peluang bagi pelaku UMKM lainnya untuk bergabung. Program ini tidak hanya mendukung promosi produk lokal, tetapi juga menciptakan peluang kerja dan meningkatkan daya saing UMKM Malang.
“Kami terbuka untuk kerjasama. Harapannya, semakin banyak UMKM lokal yang bisa masuk dan mengisi produk-produk di sini,” pungkas Hendro.

