Minke.id – Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur, terus berupaya memperkuat daya saing pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui pembinaan wawasan kebangsaan. Wali Kota Madiun, Maidi, menegaskan bahwa nilai-nilai nasionalisme dan patriotisme sangat penting dimiliki para pelaku UMKM agar mampu menjawab tantangan global masa kini.
Dalam kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di Lapak Joglo Kutho Miring, Kelurahan Demangan, Rabu (28/5/2025), Maidi menekankan bahwa kemajuan Kota Madiun harus sejalan dengan cita-cita besar bangsa Indonesia.
“Kita harus maju dan mendunia. Kalau kota ini ingin dikenal dunia, maka kita harus bisa mewakili Indonesia. Maka, Kota Madiun harus menjadi yang terbaik. Ini tentu tidak mudah, tetapi dengan kerja sama semua pihak, tidak ada yang mustahil,” tegas Maidi.
Wali Kota juga menyampaikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dengan infrastruktur fisik. Diperlukan penguatan ideologi, pemahaman jati diri bangsa, serta sinergi antara program strategis nasional seperti Asta Cita, Nawabhakti Satya, dan Astakarya Kota Madiun.
“Apabila Asta Cita, Nawabhakti, dan Astakarya saling berkesinambungan, maka ketahanan nasional akan kuat. Wawasan kebangsaan UMKM Kota Madiun perlu terus dikembangkan, agar menjadi bagian dari kekuatan nasional yang kokoh,” tambahnya.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemkot Madiun dalam merangkul seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, untuk menciptakan kota yang berkarakter, berdaya saing tinggi, dan memiliki daya tarik di tingkat internasional.
Maidi mengajak masyarakat untuk terus menjaga semangat kebangsaan, memperkuat gotong royong, serta menjadikan nilai-nilai luhur bangsa sebagai fondasi utama dalam membangun Kota Madiun yang mendunia dan bermartabat.

