Minke.id – Pelaku usaha kecil di bidang produksi terasi di Desa Tambak, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan berharap adanya dukungan lebih dari pemerintah, terutama dalam hal pemasaran dan pembinaan usaha.
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh Ibu Rahmina, salah satu pegiat UMKM terasi, saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini, pada Rabu (2/7/2025).
“Saya merasa sangat diperhatikan dengan adanya kunjungan ini,” ujar Rahmina.
“Semoga usaha kecil seperti kami bisa mendapat dukungan lebih dari pemerintah, baik dari sisi pemasaran maupun pembinaan.”
Usaha terasi yang digeluti Rahmina telah dirintis sejak tahun 2000. Produk olahan berbasis fermentasi ikan dan udang ini tidak hanya diminati di wilayah Pasuruan, namun juga sudah dipasarkan ke luar kota dan provinsi.
Terasi buatan Rahmina menjadi contoh nyata bahwa produk lokal bisa bersaing jika diberi dukungan yang tepat, terutama dalam hal promosi, sertifikasi, dan akses pasar.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, M. Zaini, menyampaikan apresiasi atas ketekunan para pelaku UMKM seperti Rahmina. Ia menegaskan bahwa UMKM menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang harus terus didorong pertumbuhannya.
“Ini contoh nyata bagaimana UMKM lokal mampu tumbuh dan memberi dampak positif secara ekonomi dan sosial,” kata Zaini.
Sebagai legislator dari PDI Perjuangan, Zaini berkomitmen akan menyuarakan aspirasi para pelaku UMKM kepada pemerintah daerah. Ia berharap ke depan, ada lebih banyak program pembinaan dan promosi produk UMKM, termasuk UMKM penghasil terasi, agar bisa naik kelas.
Produk terasi buatan warga Desa Tambak menunjukkan bahwa potensi ekonomi lokal sangat besar, khususnya dari sektor olahan hasil laut. Namun, tanpa dukungan pemerintah dalam hal pemasaran, digitalisasi, dan peningkatan kualitas produk, pertumbuhan usaha ini bisa terhambat.
Dengan adanya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan legislatif, diharapkan produk-produk UMKM seperti terasi khas Pasuruan semakin dikenal luas di pasar nasional maupun internasional.

