Minke.id – Sebanyak 20 mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) dan Universitas Islam Darul Ulum Lamongan (Unisda) mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif di Desa Sendangagung, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat yang difasilitasi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.
Fokus utama kegiatan adalah pelatihan produksi dan manajemen usaha lokal untuk mendukung penguatan UMKM desa. Para mahasiswa secara aktif mendampingi warga dalam pembuatan produk unggulan desa, sekaligus menyusun modul pelatihan berkelanjutan yang bisa digunakan oleh pelaku usaha secara mandiri.
Tak hanya di sisi produksi, para mahasiswa juga memberikan pendampingan pencatatan keuangan, serta membantu warga menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) kelembagaan usaha. Pendekatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan profesionalisme, serta membangun fondasi kelembagaan ekonomi lokal yang kuat.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan pada Senin (21/7/2025) dan menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Dr Ahmad Sholikin SIP MA dan Siti Shoimah S AB MAB. Keduanya membawakan materi strategis dan aplikatif seputar perencanaan manajemen usaha, strategi produksi, serta pengembangan kelembagaan berbasis potensi lokal.
“Harapannya, warga mampu mengelola produksi dan kelembagaan usaha secara mandiri dan berkelanjutan,” jelas Dr Ahmad dalam sesi pelatihan.
Sebagai langkah konkret, mahasiswa KKN melanjutkan program dengan pendampingan lapangan selama lima hingga enam hari. Dalam fase ini, mereka melakukan visitasi usaha, membantu implementasi pelatihan, sekaligus membuka ruang diskusi dan evaluasi langsung bersama pelaku usaha setempat.
Program KKN Kolaboratif UM Surabaya dan Unisda tidak hanya menjadi wahana penerapan ilmu di dunia nyata bagi mahasiswa, tetapi juga membawa dampak langsung terhadap pemberdayaan masyarakat Desa Sendangagung secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Kolaborasi antar-kampus ini mencerminkan semangat sinergi dalam mendukung penguatan ekonomi desa, serta mendorong UMKM Lamongan agar semakin mandiri, tangguh, dan profesional di tengah tantangan zaman.

