Minke.id – Universitas Hayam Wuruk (UHW) Perbanas menjalin kolaborasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan bersaing di era digital.
Ketua Tim Dosen Pengabdian Masyarakat UHW Perbanas, Yudha Herlambang Cahya Pratama, menjelaskan alasan menggandeng PCM Rungkut karena organisasi ini memiliki Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan (Majeko) dengan unit binaan UMKM
Setidaknya ada 20 UMKM yang bergabung dalam Majeko. Mereka selama ini memasarkan produk melalui satu container di depan kantor PCM Rungkut. Melihat keterbatasan fasilitas tersebut, tim pengabdian memberikan tambahan satu container baru serta peralatan memasak untuk mendukung produksi dan penjualan.
“Dengan dua outlet penjualan, UMKM kini punya peluang lebih besar untuk meningkatkan pendapatan,” terang Yudha, Rabu (3/9/2025).
Selain bantuan fasilitas fisik, program pendampingan juga menyentuh aspek legalitas dan pemasaran. Banyak UMKM binaan PCM Rungkut yang belum memiliki izin resmi. Untuk itu, tim dosen membantu membuatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan legalitas usaha lainnya.
Tak hanya itu, pelaku UMKM juga diarahkan memanfaatkan platform digital. Mereka dibimbing membuat akun di layanan e-commerce dan aplikasi pemesanan makanan online seperti GoFood, GrabFood, dan Shopee Food.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini mendapat dukungan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tahun 2025. Tim dosen yang terlibat terdiri dari Yudha Herlambang Cahya Pratama, Herwin Ardiyanto, dan Mohammad Al Hafidz.
Salah satu pelaku UMKM, Upik, mengaku sangat terbantu dengan pendampingan tersebut. “Materi pendampingan memberi pemahaman penting terkait NIB dan pemasaran digital,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ahmad Dhani, pelaku UMKM lain. Menurutnya, legalitas usaha dan pemanfaatan e-commerce menjadi bekal penting menghadapi persaingan bisnis.
“Program ini diharapkan mempercepat digitalisasi UMKM binaan PCM Rungkut, sehingga pasar mereka bisa menjangkau konsumen lebih luas di era transformasi digital,” tegasnya.

