Minke.id – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumenep kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Kali ini, Baznas menyalurkan bantuan modal usaha kepada 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Sumenep.
Program ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat dengan memberikan stimulus modal usaha produktif agar pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya secara mandiri dan berkelanjutan.
Ketua Baznas Sumenep, Ahmad Rahman, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelaku usaha kecil agar tetap bertahan dan tumbuh di tengah tantangan ekonomi saat ini.
“Bantuan yang diberikan kepada 30 UMKM, masing-masing penerima manfaat akan menerima sebesar Rp1,5 juta. Kami berharap modal ini bisa digunakan semaksimal mungkin untuk pengembangan usaha,” ujarnya, Rabu (29/10/2025).
Selain menyalurkan dana, Baznas juga berkomitmen untuk melakukan monitoring dan pembinaan lanjutan kepada setiap penerima manfaat. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan kapasitas dan produktivitas usaha.
Ahmad Rahman menambahkan, setiap penerima bantuan akan dibuatkan rekening khusus untuk memastikan dana digunakan sesuai peruntukannya.
“Penyaluran bantuan melalui rekening khusus dilakukan agar tidak salah sasaran dan dana benar-benar digunakan untuk kebutuhan pengembangan usaha,” jelasnya.
Dengan mekanisme tersebut, Baznas Sumenep memastikan proses penyaluran berjalan transparan dan akuntabel, serta memberikan kepercayaan penuh kepada pelaku usaha dalam mengelola modalnya.
Program bantuan modal UMKM ini menjadi salah satu langkah konkret Baznas Sumenep dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Melalui pendekatan pemberdayaan produktif, diharapkan para pelaku UMKM dapat naik kelas dan menjadi penggerak utama ekonomi daerah.
Baznas Sumenep berencana melanjutkan program serupa di tahun-tahun berikutnya dengan memperluas jumlah penerima manfaat dan jenis pembinaan usaha, sehingga dampaknya semakin besar terhadap pengurangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja baru di Sumenep.

