Minke.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto resmi meluncurkan dua program strategis yang dirancang untuk memperkuat ekosistem usaha dan mempercepat pertumbuhan UMKM, yakni Gerakan Melayani Bersama Masyarakat Urus Izin Usaha (Gema Brahu) serta Klinik Investasi dan Solusi Perizinan Berusaha dan Non Berusaha (Kinasih). Program ini digagas oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Mojokerto.
Bupati Mojokerto, Muhammad Albarraa, dalam kegiatan bertajuk Sosialisasi dan Pelayanan Perizinan Berusaha dan Non Berusaha pada Kamis di Mojokerto, Jawa Timur, menegaskan bahwa kehadiran kedua program tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam menciptakan layanan perizinan yang lebih cepat, mudah, dan transparan.
“Jangan ada perizinan yang rumit, berbelit-belit. Untuk menghilangkan persepsi tersebut, Pemkab Mojokerto berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang mudah, cepat, transparan, dan akuntabel,” ujar Albarraa.
Bupati Albarraa optimistis bahwa Gema Brahu dan Kinasih akan menjadi pendorong terciptanya ekosistem perdagangan dan industri yang positif, sekaligus meningkatkan daya tarik investasi di Kabupaten Mojokerto.
“Dengan adanya Gema Brahu dan Kinasih, saya berharap Kabupaten Mojokerto menjadi daerah yang kompetitif, inovatif, dan menarik investor baik dalam dan luar negeri,” tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa Kabupaten Mojokerto memiliki potensi besar untuk menjadi wilayah dengan sektor industri yang kuat dan maju — baik di tingkat regional maupun nasional — apabila didukung oleh sistem perizinan yang efisien dan ramah bagi pelaku usaha.
Kepala DPMPTSP Kabupaten Mojokerto, Poedji Widodo, menjelaskan bahwa selain sosialisasi, pihaknya juga membuka layanan fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) secara gratis. Langkah ini diharapkan mampu membantu pelaku UMKM yang masih kesulitan mengurus legalitas usahanya.
“Bagi pelaku usaha yang belum memiliki NIB akan dibantu sampai selesai gratis, tanpa dipungut biaya apa pun,” tegas Poedji.
Melalui kedua program ini, Pemkab Mojokerto ingin memastikan bahwa pelaku usaha—terutama UMKM—mendapat dukungan penuh dalam mengembangkan bisnis mereka, mulai dari kemudahan perizinan hingga pendampingan investasi.
Dengan terobosan pelayanan ini, Mojokerto menegaskan komitmennya sebagai daerah ramah investasi yang siap bersaing dan berkembang bersama pelaku UMKM dan industri lokal.

