iniSO..co – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Bazar Ramadhan UMKM Bahagia sebagai upaya nyata mendukung pertumbuhan dan penguatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Kegiatan ini resmi dibuka oleh Bupati Setyo Wahono pada Jumat, 20 Februari 2026. Meski sempat diguyur hujan, pembukaan bazar tetap berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari pelaku UMKM maupun masyarakat.
Bazar Ramadhan UMKM Bahagia digelar selama satu bulan penuh, mulai 20 Februari hingga 20 Maret 2026, setiap hari pukul 14.00–22.00 WIB. Lokasinya strategis, membentang di sepanjang Jalan P. Mas Tumapel dan Jalan Pasar Kota, sehingga mudah dijangkau masyarakat.
Beragam produk ditawarkan, mulai dari aneka takjil, makanan dan minuman berbuka puasa, hingga produk unggulan khas Bojonegoro, yang siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa bazar ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam mendorong ekonomi kerakyatan.
“Kita tahu di bulan Ramadhan kebutuhan masyarakat meningkat. Bazar ini membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk terus berpromosi, bersaing, dan naik kelas,” ujar Bupati.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 40 tenda dari berbagai instansi dan organisasi, antara lain PKK, GOW, DWP, Disperinaker, Disdagkop UMKM, Dinpora, serta asosiasi dan paguyuban UMKM. Selain itu, terdapat 35 tenda pedagang di kawasan Alun-Alun Bojonegoro, sehingga total stan yang tersedia cukup banyak dan variatif.
Usai pembukaan dengan ucapan “Bismillahirrahmanirrahim” pada pukul 15.55 WIB, Bupati Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, jajaran Forkopimda, serta kepala perangkat daerah meninjau langsung stan-stan UMKM dan menyapa para pedagang.
Antusiasme pelaku usaha terlihat sejak siang hari, ketika mereka mulai menata stan meskipun cuaca kurang bersahabat.
Salah satu pelaku UMKM, Irva dari Forum Kewirausahaan Bojonegoro, berharap bazar ini mampu menginspirasi generasi muda untuk berwirausaha serta membantu pelaku usaha agar semakin berkembang.
Sementara itu, Ayu Wulandari, warga asal Sugihwaras, mengapresiasi penataan bazar yang rapi dan memudahkan pengunjung. Ia berharap dukungan Pemkab Bojonegoro terhadap UMKM juga diperkuat melalui promosi digital di media sosial.
Melalui Bazar Ramadhan UMKM Bahagia, Pemkab Bojonegoro tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan puasa, tetapi juga meningkatkan geliat ekonomi lokal serta daya saing UMKM Bojonegoro di tingkat regional hingga nasional.
Masyarakat pun diajak datang, berbelanja, dan mendukung produk-produk UMKM lokal agar terus tumbuh dan bahagia di bulan penuh berkah ini.

