iniSO.co – Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang terus mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pengembangan keterampilan berbasis potensi lokal. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar pelatihan ecoprint bagi kader PKK dan masyarakat di Gedung PKK Kabupaten Jombang, Kamis (11/6/2026).
Pelatihan ecoprint tersebut mengenalkan teknik pemanfaatan daun dan bunga yang banyak ditemukan di pekarangan rumah untuk menghasilkan motif alami pada kain bernilai ekonomi. Selain ramah lingkungan, produk ecoprint memiliki keunggulan karena setiap motif yang dihasilkan bersifat unik dan tidak dapat dibuat sama persis.
Ketua TP PKK Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, mengatakan pelatihan ecoprint merupakan bagian dari upaya meningkatkan keterampilan masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru berbasis sumber daya lokal.
Menurutnya, banyak tanaman yang tumbuh di sekitar rumah selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Padahal, dengan sentuhan kreativitas dan keterampilan, daun serta bunga dapat diolah menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai jual tinggi.
“Daun dan bunga yang ada di sekitar rumah bukan hanya memiliki nilai keindahan, tetapi juga bisa menjadi produk bernilai ekonomi. Kami ingin ibu-ibu memiliki keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” ujar Yuliati.
Dalam pelatihan tersebut, TP PKK Kabupaten Jombang menghadirkan Fitri Ainul Latifah dari Omah Batik Nusantria sebagai narasumber. Peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus praktik langsung, mulai dari pemilihan daun, penyusunan motif, proses pengukusan, hingga menghasilkan corak alami pada kain.
Yuliati menjelaskan, produk ecoprint memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena tren produk fesyen dan kerajinan ramah lingkungan terus berkembang. Keunikan motif yang dihasilkan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen.
Selain itu, usaha ecoprint dinilai mudah dikembangkan sebagai usaha rumahan karena bahan bakunya tersedia di lingkungan sekitar dan tidak membutuhkan modal besar.
Melalui pelatihan ecoprint Jombang ini, TP PKK berharap masyarakat, khususnya perempuan, mampu memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber kreativitas sekaligus peluang peningkatan pendapatan keluarga.
“Kami berharap pekarangan rumah tidak lagi sekadar menjadi ruang hijau, tetapi juga menjadi sumber kreativitas dan penghasilan yang dapat membantu memperkuat ekonomi keluarga,” pungkasnya.

