SURABAYAONLINE.CO, Malang (Jatim) – Sejenak terlintas apakah yang muncul dalam benak pembaca kala mendengar kata statistika? Terkadang istilah statistika masih terkesan rumit dan membuat isi kepala ‘pecah’ karena perhitungan ilmiah memiliki angka dan simbol super tidak umum sehingga sugesti tercipta bahwa statistika itu sulit. Namun di era digital yang sarat akan inovasi teknologi membawa perhitungan statistika ke arah yang lebih simple dan menyenangkan.
Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang yang terdiri dari Dr. Dwi Wulandari, S.E., MM., CFP (Universitas Negeri Malang), Inayati Nuraini Dwiputri S.Si., M.Sc (Universitas Negeri Malang), Vidya Purnamasari S.E., M.Sc dan M. Hasyim Ibnu Abbas, S.E., M.Sc. mengadakan acara pelatihan statistika kepada Guru-guru SMA se-Kabupaten Malang dalam membantu menyelesaikan persoalan ‘statistika rumit’ dengan membagikan tips dan trik penggunaan alat analisis statistika yang simple, efisien, serta memberikan banyak informasi dari data yang dimiliki.
Menurut salah satu anggota tim pengabdian Vidya Purnamasari,S.E kepada media menyatakan (12/11/2020), “Kegiatan telah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu dan bertempat di SMAN 1 Turen mendapat apresiasi yang tinggi dan sambutan hangat dari 30 guru sebagai peserta pelatihan.”
Kegiatan pelatihan terdiri dari pemaparan materi yang disampaikan oleh Vidya Purnamasari S.E., M.Sc dan Inayati Nuraini Dwiputri S.Si., M.Sc. dan unjuk praktik langsung yang dijelaskan langsung oleh Dr. Dwi Wulandari, S.E., MM., CFP dan M. Hasyim Ibnu Abbas, S.E., M.Sc. Atmosfer antusiasme peserta didapati sangat tinggi karena seluruh peserta dapat mengaplikasikan teori yang dijelaskan secara langsung dari alat analisis yang disuguhkan pada kesempatan kali ini (menggunakan software SPSS).
Kegiatan pelatihan alat analisis ini tetap dilaksanakan dengan menekankan protokol kesehatan yang ketat agar meminimalisir risiko paparan COVID-19, mengingat keadaan pandemi masih menyelimuti iklim kesehatan dunia namun hal tersebut tidak menjadi halangan untuk terus menggali ilmu statistika yang mudah dan menyenangkan bersama tim Pengabdian Masyarakat Universitas Negeri Malang.
Manfaat pelatihan statistika yang dapat diserap guru se-Kabupaten Malang melalui pelatihan ialah dapat menimbang butir kesukaran soal sebagai evaluasi pembelajaran kelas (Tingkat Kesukaran) dan mengolah data nilai hasil akhir siswa dari UTS hingga UAS guna mengambil informasi yang belum tersedia pada data kasar (Validitas dan Reliabilitas) Sehingga dari pemanfaatan tersebut dapat menjadi evaluasi dan pengambilan langkah atau Tindakan yang tepat sasaran.
Alhasil, setelah adanya pelatihan alat analisis ilmu statistika yang kerap dipandang rumit kini berubah menjadi tangan kanan serta pendamping ibu-bapak guru se-Kabupaten Malang dalam mengolah data dan mempertimbangkan keputusan Tindakan kelas yang akan diambil dengan langkah mudah, efektif dan tentunya sangat mengedepankan efisiensi waktu”paparnya(Hermin/Red)

