SURON.CO, Mojokerto – Mahasiswa University Southern California (USC) Amerika Serikat bakal melakukan riset terkait UMKM dan ekonomi kreatif (Ekraf). Mereka melakukan studi banding di Kota Mojokerto.
Kota kecil dengan tiga kecamatan ini akan dijadikan objek penelitian oleh lima orang mahasiswa universitas penelitian swasta tertua di California. Di antaranya, Usaha Kripik Casava Khas Kota Mojokerto di Jalan Panderman Raya No.10, Mergelo, Wates, Magersari, Kota Mojokerto, Mojokerto Creative Crafters (MCC), dan Upject Colection.
Kepala Dinas Koperasi, UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kota Mojokerto Ani Wijaya mengatakan, mahasiswa berkebangsaan Amerika Serikat, Singapura, dan Vietnam ini akan berada di Kota Mojokerto selama tiga hari.
“Ada tiga sampling penelitian, yakni produk makanan, aksesoris dan sepatu. Mereka kunjungan ke Kripik Casava Bu Arik. Kemudian kunjungan ke Kantor Pemkot Mojokerto untuk bertemu dan berdiskusi dengan Pak Sekda dan besoknya lagi kunjungan ke MCC mewakili produk asesoris serta kunjungan ke Upject Colection mewakili produk sepatu,” ujarnya.
Ani menyebut, kunjungan mahasiswa USC ini didampingi tim Oke OCE (One Kecamatan One Center of Enterpreneurship) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.
“USC ini adalah salah satu universitas yang bekerja sama dengan Kemenparekraf. Mereka mengajukan global apply research dengan sasaran pelaku UMKM di Jawa Timur termasuk di Kota Mojokerto,” ucapnya.
Total ada 8 kabupaten dan kota yang menjadi lokasi penelitian. Yakni, Kota Mojokerto, Kabupaten Mojokerto, Kota Surabaya, Sidoarjo, Madura, Ponorogo, Madiun dan Nganjuk.
“Kalau di daerah lain hanya mengunjungi pelaku UMKM saja. Khusus Kota Mojokerto akan ada diskusi dan bincang-bincang dengan pelaku ekonomi serta pemangku kebijakan dalam hal ini Pemkot Mojokerto,” ujarnya.
Kesempatan emas ini, lanjut Ani, akan dimanfaatkannya semaksimal mungkin untuk mendengar masukan lebih banyak terkait apa yang harus dilakukan untuk ‘menduniakan’ produk UMKM Kota Mojokerto.
“Kita berharap kunjungan studi banding mahasiswa USC dan Tim Oke OCE Kemenparekraf ini bisa membantu branding produk UMKM Kota Mojokerto,” kataya.
Pasalnya, mahasiswa asing ini mengambil riset dari kacamata global dengan mengambil perbandingan negara lain. Harapannya ada masukan dari mereka. “Syukur-syukur membantu pemasarannya di pasar Internasional,” pungkasnya.(*)

