SURON.CO, Jakarta – Platform niaga elektronik Tokopedia dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengeluarkan laman Rumah BUMN khusus untuk mendukung UMKM.
“Pemerintah menargetkan 30 juta pelaku UMKM bergabung dalam ekosistem digital pada tahun 2024 mendatang. Butuh kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan target tersebut,” kata Menteri BUMN Erick Thohir.
Laman tersebut berisi produk-produk dari UMKM yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Mulai dari Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. Melalui kerja sama tersebut, UMKM arahan Kementerian BUMN bisa meraih pasar yang lebih luas.
“Kami berharap, makin banyak pelaku UMKM yang go modern, go digital, go online dengan bergabung dan memanfaatkan panggung ini, dan di sisi lain, makin banyak masyarakat bangga buatan Indonesia,” imbuh Erick.
Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni mengatakan, pihaknya sebagai platform yang mudah diakses hampir seluruh masyarakat Tanah Air berupaya membantu pelaku UMKM menjadi pemeran utama dan semakin menjadi pilihan masyarakat.
“Salah satu caranya adalah berkolaborasi dengan Kementerian BUMN, meluncurkan rumahnya UMKM Indonesia Rumah BUMN di platform Tokopedia,” ungkap Astri
Tokopedia mencatat pertumbuhan platformnya cenderung merata di berbagai wilayah Indonesia. Pada kuartal I 2023, Lombok Utara (Nusa Tenggara Barat), Natuna (Kepulauan Riau) dan Badung (Bali) adalah wilayah dengan peningkatan tertinggi untuk jumlah pelaku usaha. Kenaikan rata-rata jumlah pelaku usaha di wilayah-wilayah itu hampir 30 persen dibandingkan kuartal I 2022.
Sebelum Rumah BUMN, Tokopedia juga memberikan dukungan bagi produk lokal melalui widget khusus Bangga Lokal untuk mendukung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Platform itu memiliki inisiatif Hyperlocal yang menggunakan teknologi geo-tagging supaya konsumen bisa menemukan penjual terdekat. (*)

