SURON.CO, Sidoarjo – Lomba UKM Berprestasi 2023 yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Timur (Diskop-UKM Jatim) telah memasuki tahap final.
Sejumlah 140 UKM telah mendaftar dan selanjutnya 30 UKM yang lolos seleksi administrasi dilakukan verifikasi dokumen dan visitasi lapangan. Kemudian tahap presentasi dan wawancara final diselenggarakan di Ruang Aria Wirjaatmadja Diskop-UKM Jatim, Sidoarjo. Tahap final ini diikuti 5 UKM bidang kriya dan 5 UKM bidang kuliner.
Kepala Diskop-UKM Jatim Andromeda Qomariah mengatakan, tujuan diselenggarakannya UKM Berprestasi ini adalah memberikan motivasi dan mengapresiasi UKM Jawa Timur. Acara ini juga merupakan ajang kompetisi bagi UKM Jawa Timur dalam meningkatkan kreativitas dan inovasi atas produk yang dihasilkan.
Selain itu, sebagai upaya dalam melakukan penguatan pasar dan kemitraan sehingga dapat tumbuh dan berkembang menjadi usaha mandiri, tangguh, dan berdaya saing menuju pasar global.
“Untuk memenuhi kompetisi pasar global, maka kelengkapan legalitas, keamanan, kualitas, kontinuitas produk dan jaringan pemasaran menjadi hal utama yang perlu menjadi perhatian agar produk mampu bersaing”, lanjut Kadis Andromeda, Kamis (6/7).
Keberlanjutan usaha UKM, kata dia, ditentukan bukan hanya dari sisi kualitas produk, namun juga membangun kreativitas, inovasi dan kemitraan yang baik. “Produk UKM harus bisa berdaya saing untuk memenuhi potensi pasar yang luas, berdaya saing global, membangun citra dan diversifikasi pasar,” kata Andromeda.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Timur, Arumi Bachsin Emil Dardak mengatakan, ekonomi kreatif diprediksi akan menjadi economic driving force yang dominan di masa depan.
“Realita yang dihadapi industri kreatif di Indonesia saat ini terutama di subsektor kriya, fashion dan kuliner adalah masih minimnya kepemilikan hak kekayaan intelektual atau HKI, baik merek, cipta, paten, rahasia dagang dan desain industri,” terangnya.(*)

