SURON.CO, Mojokerto – Potensi ekonomi di Desa Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menjadi perhatian serius para mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya yang tengah kuliah kerja nyata (KKN).
Sebagai bentuk perhatian, para mahasiswa memberi pendampingan kepada pelaku UMKM di Desa Gedangan tersebut. Ketua Karang taruna Desa Gedangan Jemmy mengapresi kerja pendampingan yang dilakukan peserta KKN Untag Surabaya tersebut.
Menurut Jemmy, selama ini pelaku UMKM di desa Gedangan masih belum banyak yang memanfaatkan teknologi dalam melakukan pemasaran dan penjualan produknya.
“Selama ini, kami pelaku UMKM lebih banyak melakukan pemasaran secara tradisional. Kalaupun ada yang secara digital tetapi belum maksimal,” jelas Jemmy yang juga pengusaha krupuk ini.
Pihak karang taruna setempat mendukung dan siap menjadi mitra dalam pendampingan yang dilakukan mahasiswa KKN Untag Surabaya. “Saya akan dampingi teman-teman Untag ini untuk bertemu dengan para pelaku UMKM di desa ini,” kata Jemmy penuh antusias.
Dikonfirmasi di tempat yang sama, Wakil Ketua Kelompok KKN Untag Surabaya R29 Dwi Anggareni menuturkan upaya pendampingan itu dilatarbelakangi oleh keinginan untuk membantu pemasaran produk UMKN dan mendampingi dalam melakukan pengelolaan keuangan.
“Secara kualitas, produksi krupuknya sudah sangat layak jual. Tinggal bagaimana produk yang sudah bagus itu dikemas dan dipromosikan secara tepat dengan memanfaatkan media sosial yang ada,” jelas Dwi.
Selain itu, pendampingan yang dilakukan tersebut juga ingin mendorong agar proses bisnis yang berjalan secara sehat dengan menggunakan tata kelola keuangan yang modern.
“Harapan kami, para pelaku UMKM di Desa Gedangan ini bisa semakin menggeliat yang pada akhirnya bisa menumbuhkan perekonomian warga desa ini,” jelas mahasiswa Manajemen Untag Surabaya ini.(*)

