SURON.CO, Surabaya – Salah satu bank perkreditan rakyat (BPR) di Surabaya sangat konsen dalam memberikan kucuran kredit kepada UMKM. Adalah BPR Surya Artha Utama (SAU) yang telah memberikaan bantuan modal kepada UMKM sebesar Rp 84 miliar.
Menurut Direktur Utama BPR SAU Renny Wulandari, bantuan modal tersebut tercatat hingga Desember 2022. “Penyertaan modal memang difokuskan untuk bantuan modal UMKM,” jelasnya.
Di tahun 2021 sebanyak 118 ribu pelaku UMKM telah mendapat bantuan modal. Sedangkan tahun 2022 bertambah sebanyak 220 ribu. Sementara tahun 2023 bantuan diberikan untuk kelompok pelaku padat karya. “Hingga kini jumlah pelaku UMKM yang menyerap bantuan modal kian bertambah,” ujarnya.
Ia menjabarkan, pihaknya memiliki Program Puspita yang diperuntukkan bagi usaha mikro. Permodalan diberikan secara kelompok dengan bunga 3 persen per tahun. “Setiap orang menerima bantuan modal mulai Rp 2,5-5 juta,” tambahnya.
Sedangkan untuk UMKM, BPR SAU memberikan plafon modal mulai Rp 5-20 juta. Seperti diketahui, BPR SAU merupakan salah satu BUMD millik Pemkot Surabaya.
Menurut Renny, selain penyertaan modal, penyaluran bantuan permodalan UMKM juga berasal dari dana yang dihimpun lewat pengembalian kredit modal usaha. Menurutnya, dana itu akan diputar lagi untuk masyarakat. “Alhamdulillah sampai saat ini belum ada kredit yang macet,” pungkasnya.(*)

