SURON.CO, Sidoarjo – Pelaku UMKM bidang perikanan terus diberdayakan supaya naik kelas. Apalagi, potensi perikanan di Indonesia cukup besar.
Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan Budi Sulistyo mengatakan, langkah positif ini harus terus didorong. Tujuannya supaya keragaman sumber daya ikan kualitasnya tetap terjaga seperti kualitas ekspor.
“Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah menjaga menjaga kualitas produk dan mutu, memberikan bantuan peralatan, serta mengidentifikasi siapa saja yang mendapatkan pembinaan,” katanya.
Hal ini dikatakannya usai pelepasan kontainer produk perikanan hasil tangkapan nelayan Desa Sejahtera Astra (DSA) Bangkalan . DSA merupakan binaan Aruna melalui Yayasan Maritim Nusantara Lestari, di komplek pergudangan Safe Lock, Sidoarjo.
Pihaknya juga memberikan inkubasi bisnis bagaimana cara manajemen pengelolaan, pengolahan, dan permodalan. Hal ini sebagai bagian dari upaya pelaku usaha perikanan mikro dan kecil naik kelas. “Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bisa mendorong pelaku usaha perikanan naik kelas,” ujarnya.
Vice President of Community Development Aruna Susi Susanto mengatakan, saat ini dilakukan pelepasan kontainer yang berisikan 20 ton ragam komoditas produk perikanan. Seperti kepiting rajungan, tuna tongkol cakalang (TTC), ikan pelagis dan lainnya diperuntukkan bagi industri pengolahan produk perikanan di Indonesia.
Ia mengatakan, pelepasan kontainer ini merupakan inisiasi bersama untuk mendukung hilirisasi produk perikanan Indonesia.Nantinya akan menjangkau seluruh provinsi. Mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua.
“Aruna sebagai fasilitator DSA yang mengintegrasikan rantai pasokan produk perikanan untuk menyalurkan produk hasil tangkapan nelayan. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan industri pengolahan produk perikanan,” ucapnya.
Program Manager CSR PT Astra International Tbk Dewi Paramita mengatakan, sinergi bersama PT Astra International Tbk dalam program DSA khususnya untuk pemberdayaan masyarakat bagi komunitas nelayan dan masyarakat pesisir.(*)

