SURON.CO, Bandung – Sektor UMKM di wilayah Bandung Raya sangat potensial. Hal ini diungkapkan istri calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh. Dia bertemu dengan ratusan pelaku UMKM se-Bandung Raya beserta Komunitas Perempuan KBB.
Pertemuan diadakan di Gedung BHS Cimareme, Bandung Barat Senin (4/12). Tiba di lokasi, Atikoh disambut dengan nyanyian Halo-Halo Bandung serta diberikan buket bunga.
Atikoh kemudian mengadakan dialog interaktif bersama para pelaku UMKM. Dalam sambutannya, Atikoh memuji produk-produk UMKM Bandung Raya yang kemasannya menarik serta bernilai jual tinggi. “Saya ditunjukkan produk-produk UMKM di Bandung Barat. Menurut saya luar biasa sekali, potensinya tinggi,” kata Atikoh.
Atikoh juga menilai kemasan produk makanan yang ada juga sudah baik karena memuat informasi gizi serta tanggal kedaluwarsa sebagai bentuk perlindungan terhadap konsumen. Tak hanya itu, Atikoh juga melihat produk-produk UMKM di Bandung Raya sangat beraneka ragam.
“Pertama dari sisi kemasan. Kemasan sangat atraktif dan bernilai jual tinggi. Kemudian konten keterangan di sini, ada izin, ada perlindungan terhadap konsumen. Kapan dibuat, kapan kedaluwarsanya. Karena konsumen ingin produknya bernilai nutrisi tinggi. Tidak hanya enak, tapi memiliki nilai nutrisi tinggi,” jelasnya.
“Kalau dari informasinya daerah Bandung Barat potensial sekali untuk produk pisang, singkong olahan. Kemudian ada yogurt melon. Ini menunjukkan diversifikasi produk sudah jalan. Itu adalah salah satu modal agar produk-produk kita dikenal masyarakat,” sambungnya.
Atikoh menilai UMKM merupakan sektor yang paling bertahan menghadapi berbagai kondisi, mulai dari krisis ekonomi hingga pandemi Covid-19. Karena itu, Atikoh memandang perlu adanya pendampingan pelaku usaha agar sektor UMKM naik kelas.
“Dengan perjalanan usaha saat ini, dengan turun naiknya kondisi ekonomi di Indonesia, baik pada masa krisis 98 maupun pandemi, UMKM adalah sektor ekonomi yang sangat survive, sangat kokoh, sangat kuat terutama yang dikelola ibu-ibu. karena ibu-ibu memiliki nilai jual sangat tinggi,” terangnya.(*)

