SURON.CO, Surabaya – E-Peken Surabaya, platform digital yang menghubungkan pelaku UMKM dengan konsumen, terus berupaya untuk membantu UMKM di Kota Surabaya untuk berkembang.
E-Peken sendiri merupakan sebuah website yang digunakan oleh pegawai lingkup Pemkot Surabaya maupun masyarakat untuk melakukan pemesanan barang melalui toko kelontong yang sudah tersedia di seluruh kecamatan di Kota Surabaya.
Aplikasi berbasis daring ini sebelumnya di-launching oleh Pemkot Surabaya pada 31 Oktober 2021. Dengan adanya aplikasi ini mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur dapat membantu UMKM di Kelurahan Medokan Ayu yang belum terdaftar dalam aplikasi E-Peken.
Mahasiswa Bina Desa UPN Veteran Jawa Timur mendatangi rumah-rumah UMKM. Salah satu UMKM nya yaitu UMKM Asman Rosella. UMKM Asman Rosella sendiri menjual berbagai macam minuman dan makanan. Seperti sinom, beras kencur, roseja, dimsum kelor dan nasi bakar yang merupakan makanan yang paling laku terjual.
Pemilik UMKM Asman Rosella, Yayuk mengatakan bahwa ia berharap dengan bergabungnya dengan E-Peken, usahanya akan lebih berkembang. “Saya berharap dengan bergabungnya dengan E-Peken, usaha saya akan lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Yayuk.
UMKM Asman Rosella sendiri sudah berdiri sejak tahun 2018 dan memiliki 3 pegawai. Selama ini usaha Yayuk hanya mengandalkan penjualan secara oflline dan mengikuti bazar. Namun dengan bergabungnya usahanya Asman Rosella, beliau berharap dapat menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sebagai wadah bagi UMKM di Kelurahan Medokan Ayu, E-Peken Surabaya telah menciptakan peluang baru dan membuka pintu bagi pertumbuhan UMKM. Semakin banyak UMKM yang bergabung dengan aplikasi E-Peken, semakin besar pula potensi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(*)

