SURON.CO, Blora – Senyuman para pelaku UMKM terlintas di Gedung Graha Oktana PEM Akamigas. Berbagai jenis produk mereka tersaji dibeli oleh peserta musrenbang. Mereka merasa senang dan untung bisa terlibat dalam pembangunan daerah.
’’Tadi pejabat yang datang beli merata. Masing-masing dagangan teman-teman. Alhamdulillah adanya musrenbang ini tentu menambah keuntungan bagi kami,” ujar Ketua Paguyuban UMKM Cepu Dwi Swarni.
Dwi Swarni menjelaskan, perkumpulan UMKM merupakan usaha rintisan yang dimulai dari awal. Hingga saat ini, pangsa pasarnya sudah mulai banyak. Seperti makanan kering, wafer roll dari labu kuning, ketela, dan semacamnya. ’’Untuk yang kerajinan, kami ada beberapa batik tulis, termasuk batik eco print,” katanya.
Usaha yang sedang dirintis besama sekitar 30-an UMKM di Cepu itu komitmen mendukung rencana pembangunan pemkab dalam menaikkan level UMKM lokal.
Hal itu diupayakan dengan cara pengemasan yang sudah berstandard swalayan. ’’Kami latih untuk pengembangan produk dan packaging-nya,” katanya. Pihaknya mengharapkan, lebih banyak lagi pengusaha-pengusaha rintisan bermunculan di daerah.
Menurutnya, hal itu dapat memicu pertumbuhan dan perkembangan ekonomi di suatu wilyah. Terlebih untuk makanan minuman jadi dan kerajinan khas Cepu. Dilihat dari data konsumsi makanan dan minuman jadi, Kabupaten Blora cukup baik.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Blora mencatat, masyarakat keluarkan uang Rp 226 ribu per bulan. Hal itu juga menjadi angin segar bagi pelaku UMKM, terutama di Cepu.
Bupati Blora Arief Rohman menjelaskan, dalam musrenbang yang terlaksana kali ini, pihaknya juga merencanakan agar UMKM lokal terus tumbuh lebih banyak. Termasuk UMKM rintisan saat ini bisa naik kelas.
Komitmen pemkab tersebut juga diimplementasikan dalam pembangunan Creco Cepu. ’’Sebagai fasilitas para UMKM yang ada di Cepu. Kami ingin UMKM ini terus berkembang lebih baik lagi,” katanya.
Ketua Dekranasda Blora Ainia Sholichah pun memberikan dua jempol atas pelaksanaan Musrenbang Blora 2025. Sebab, mampu menggenjot dan mengekspos UMKM-UMKM lokal di acara besar itu.
’’Sesuai dengan isi musrenbang tadi, terkait pertumbuhan ekonomi. Ini merupakan langkah penting mengajak UMKM hadir. Tak kalah dengan produk luar, UMKM kita punya ciri khas dan nilai jual yang bagus,” terangnya.
Ia berharap, musrenbang selanjutnya bisa dilaksanakan seperti ini dan lebih baik lagi. Serta, berharap dilaksanakan di titik lainnya, agar merata. ’’Ke depannya didgelar di wilayah yang baru. Agar kami bisa mengangkat UMKM lokal sekitar di acara musrenbang seperti saat ini,” tuturnya. (*)

