SURON.CO, Gresik – Pelaku UMKM di Dusun Ngebret, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, didorong untuk bertransformasi menghadapi era modern dan serbadigital. Dengan demikian, produk-produk mereka memiliki daya saing dan akses pasar yang lebih luas.
Pemerintah Desa (Pemdes) Morowudi Kecamatan Cerme Gresik melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya mengajak civitas kampus untuk memberikan edukasi dan pendampingan.
Kepala Desa Morowudi M Sholeh mengatakan, kolaborasi dengan Kampus Universitas Airlangga (Unair) dan Universitas Gresik dilakukan sebagai upaya memajukan sentra UMKM makanan ringan di wilayahnya. Terutama menghadapi era modern yang serba digital, agar menjangkau pasar yang lebih luas. “Kami melakukan kolaborasi bersama kampus yakni Unair dan Unigres yang kebetulan sedang KKN di desa kami,” katanya, Rabu (31/7).
Kedua kampus tersebut, kata Sholeh melakukan edukasi dan pendampingan UMKM. Terutama terkait packaging, branding dan pemasaran online. Adapun jenis makanan ringan yang diproduksi sangat beragam. Mulai dari kerupuk,keripik usus,keripik singkong hingga aneka keripik lainnya. “Ada 60 peserta yang ikut, rata-rata dari mereka merupakan remaja yang memulai usaha makanan ringan,” ujarnya.
Kades Sholeh pun meminta para pelaku UMKM makanan ringan terus bertanformasi dan mengikuti perkembangan zaman dan serbadigital saat ini. Sebab, perkembangan teknologi sangat membantu dalam hal pemasaran dan penjualan.(*)

