Minke.id, Jakarta – Astra, melalui Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), terus berkomitmen membangun ekosistem pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) demi mewujudkan visi “Sejahtera Bersama Bangsa”. Dalam upaya ini, YDBA mengajak para pelaku UMKM untuk mengembangkan mentalitas wirausaha yang kokoh, berinovasi, berbagi dengan sesama, serta memiliki komitmen tinggi terhadap kualitas produk dan layanan.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, YDBA kembali menyelenggarakan program pelatihan internasional The Program on Corporate Management for Indonesia (IDCM). Pelatihan yang diadakan oleh The Association for Overseas Technical Cooperation and Sustainable Partnerships (AOTS) ini berlangsung di Kansai Kenshu Center, Osaka, Jepang, pada 15–28 Januari 2025.
Program IDCM bertujuan meningkatkan pemahaman UMKM binaan Astra tentang prinsip-prinsip bisnis yang berkelanjutan, termasuk strategi pemasaran, efisiensi operasional, dan inovasi dalam mendukung Carbon Neutral. Tahun ini, sebanyak 14 peserta dari 12 UMKM Mandiri dan Pra Mandiri binaan Astra terpilih untuk mengikuti pelatihan.
Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mendalami konsep-konsep penting seperti Decarbonized Society, strategi pemasaran, serta pendekatan khas Jepang seperti prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) dan Kaizen, yang terbukti sukses meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Mereka juga akan mempelajari praktik nyata penerapan Carbon Neutral melalui studi banding ke perusahaan-perusahaan di Jepang.
Acara simbolis pelepasan peserta berlangsung pada 15 Januari 2025 di Galeri YDBA, Jakarta. Hadir dalam acara tersebut berbagai pihak, termasuk Ketua Pengurus YDBA Rahmat Samulo, Sekretaris Pengurus YDBA Ema P. Prasetio, Bendahara Pengurus YDBA Agung K. Sampurno, perwakilan dari AOTS Jakarta, serta Himpunan Alumni AOTS Indonesia (HAAI).
Ketua Pengurus YDBA, Rahmat Samulo, menyampaikan harapannya agar peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan maksimal untuk pengembangan bisnis mereka.
“Kami berharap program IDCM ini dapat terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak UMKM binaan Astra di masa depan. Semangat belajar dan komitmen yang tinggi adalah kunci utama untuk mendapatkan manfaat sebesar-besarnya dari program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Mrs. Saito Kazuko, General Manager AOTS Jakarta, juga memberikan pesan inspiratif kepada para peserta.
“Belajar di Jepang adalah pengalaman berharga. Nikmati setiap prosesnya dan gunakan pengetahuan ini untuk kemajuan bisnis Anda,” pesannya.
Pengalaman peserta sebelumnya menjadi bukti nyata dampak positif program IDCM. Yoyon Yuniarto, pemilik UMKM Bengkel Prioritas Jaya AC yang mengikuti program pada 2023, berbagi kisah suksesnya dalam acara pelepasan.
“Manfaat yang saya peroleh jauh lebih besar daripada upaya yang saya keluarkan. Saya bahkan sudah mempersiapkan generasi penerus untuk melanjutkan ilmu yang saya dapatkan di Jepang,” kata Yoyon.
Astra dan YDBA terus menunjukkan dedikasi mereka dalam memberdayakan UMKM melalui pendekatan yang holistik dan berkelanjutan. Dengan program-program seperti IDCM, YDBA tidak hanya membekali pelaku UMKM dengan keterampilan bisnis, tetapi juga membuka wawasan global untuk menghadapi tantangan industri modern.
Melalui program pelatihan, pembinaan, dan pendampingan, Astra berkomitmen mendukung UMKM untuk menghasilkan produk berkualitas, biaya yang kompetitif, serta pengiriman tepat waktu (Quality, Cost, Delivery). Inisiatif ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals) dan kontribusi nyata Astra terhadap keberlanjutan ekonomi Indonesia.

