Minke.id – Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan, terus berkembang berkat dukungan penuh dari Pemerintah Desa (Pemdes). Melalui berbagai program fasilitasi dan pengembangan, pelaku usaha setempat semakin mampu bersaing di pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Desa dengan populasi sekitar 3.900 jiwa ini tidak hanya dikenal dengan sektor pertanian, tetapi juga sebagai pusat kreativitas UMKM. Di tiga dusun yang tersebar, terdapat berbagai perajin khas Majapahitan, salah satunya adalah pengrajin batik Wringin Lawang milik pasangan Sumono dan Yuli Arni. Sejak empat tahun lalu, mereka konsisten mengembangkan batik cap dan tulis khas Jatipasar, yang kini semakin dikenal luas.
Batik Majapahitan dari Jatipasar tidak hanya hadir dalam bentuk kain dan pakaian, tetapi juga dikreasikan menjadi sajadah, mukena, dan sarung. Untuk mendukung pemasaran produk lokal, Pemdes Jatipasar aktif mengikutsertakan para pelaku UMKM dalam berbagai festival sejarah serta mengenalkan produk mereka ke luar daerah secara kontinu.
“Kita juga menggandeng beberapa kampus di Jawa Timur untuk membuat pelatihan. Nah, pelaku UMKM ini kita ikutkan agar bisa mengembangkan kapabilitas, produknya, termasuk pemasaran secara online,” ujar Kepala Desa Jatipasar, Mulyadi.
Tak hanya batik, sektor kerajinan terakota dan patung pahat juga menjadi kebanggaan desa ini. Para perajin secara berkala didorong untuk meningkatkan kualitas dan inovasi produk mereka. Bahkan, produk-produk khas Majapahitan ini telah sukses menembus pasar internasional.
“Untuk terakota dan patung ini sudah lebih dulu berkembang, dan pengembangan pasarnya terus dilakukan. Produk-produk ini sudah dikenal di sejumlah daerah, bahkan hingga ke luar negeri,” tambahnya.
Demi meningkatkan daya saing UMKM, Pemdes Jatipasar tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendukung pemasaran digital. Dengan pemanfaatan platform online, produk-produk lokal semakin mudah diakses oleh konsumen dari berbagai daerah.
Langkah ini sejalan dengan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta melestarikan warisan budaya Majapahit melalui sektor ekonomi kreatif. Dengan komitmen yang kuat, Desa Jatipasar terus membuktikan bahwa UMKM lokal memiliki potensi besar untuk berkembang dan bersaing di tingkat global.

