Minke.id – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan wanita Indonesia melalui program tanggung jawab sosial perusahaan. Salah satu program unggulannya adalah BRInita (BRI Bertani di Kota), yang menciptakan ekosistem urban farming berkelanjutan di kawasan padat penduduk dan memberdayakan kelompok usaha wanita.
Program ini telah diterapkan di 31 lokasi di 15 provinsi, termasuk di Surabaya melalui Kelompok Kosagrha Lestari, Kelurahan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut. Uniknya, mayoritas anggota kelompok ini adalah wanita yang aktif mengelola lahan tidur menjadi kebun produktif.
Dalam rangka peringatan Hari Kartini 2025, BRI melalui program BRI Peduli menyerahkan bantuan berkelanjutan senilai Rp100 juta kepada kelompok Kosagrha Lestari. Bantuan ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur urban farming, peralatan usaha, serta pelatihan bertani di kota.
“BRInita menjadi salah satu inisiatif kami untuk mengajak Kartini masa kini menjawab tantangan kemandirian pangan di wilayah perkotaan,” ungkap Agusman Muhammad Latif, Senior Manager Corporate Secretary Division BRI.
Kegiatan peringatan Kartini ini juga diisi dengan workshop urban farming bertema “Kartini Masa Kini, Menginspirasi Negeri”, lomba memasak, talkshow, hingga penyerahan penghargaan kepada kelompok berprestasi. Hadir dalam acara ini perwakilan BRI pusat dan RO Surabaya, Camat Rungkut, Lurah Medokan Ayu, dan instansi pemerintah terkait.
Ketua Kelompok Kosagrha Lestari, Pridha Nashari Rahmatika, mengungkapkan bahwa BRInita telah membawa dampak signifikan bagi kelompoknya.
“Kami makin semangat, karena program ini memberi tambahan keterampilan dan membantu mendorong ketahanan pangan,” tuturnya.
Kelompok yang berdiri sejak 2021 ini kini mengelola lahan seluas 800 meter persegi, dan sukses memproduksi sayuran, tomat, jagung putih, serta membudidayakan ikan gurame, nila, dan ayam. Berkat program BRInita, kelompok ini mampu mencetak pendapatan antara Rp2 juta hingga Rp10 juta per bulan.
Program BRInita sejalan dengan semangat Kartini yang ingin melihat perempuan berdaya, tak hanya di rumah, tetapi juga berkontribusi di masyarakat. BRI secara aktif memberikan pelatihan pengelolaan urban farming, menggandeng tenaga ahli dan instansi terkait, serta melakukan monitoring dan pengembangan hasil produksi agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi melalui pengemasan dan pemasaran.
“Kami ingin perempuan menjadi pusat perubahan yang bermakna. BRInita adalah salah satu wujud nyata BRI dalam mendorong kesejahteraan wanita Indonesia,” tegas Agusman.

