Minke.id — Bank Jatim melalui Cabang Kediri sukses menyabet penghargaan bergengsi dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur atas kontribusinya dalam memperkuat sektor UMKM di Jawa Timur.
Penghargaan ini diserahkan dalam acara Puncak Resepsi Hari Pers Nasional (HPN) 2025 dan HUT ke-79 PWI Jatim yang digelar di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Senin malam (28/4).
Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim kepada Slamet Masduki, Pemimpin Bank Jatim Cabang Kediri, dengan disaksikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim, Umi Rodiyah.
Dalam keterangannya, Umi Rodiyah menegaskan bahwa Bank Jatim terus berkomitmen mendukung sektor UMKM sebagai pilar utama dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya di provinsi Jawa Timur.
“Kami aktif menyalurkan pembiayaan mikro dan memperluas kerja sama dengan pemerintah daerah serta lembaga keuangan lainnya. Upaya ini bertujuan untuk memperluas akses pembiayaan yang inklusif bagi UMKM,” ujar Umi, Sabtu (03/05/2025).
Umi berharap dukungan terstruktur ini bisa mendorong pertumbuhan UMKM, menciptakan lapangan kerja, dan memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.
Per 24 April 2025, Bank Jatim Cabang Kediri mencatat outstanding kredit mikro tertinggi di antara seluruh cabang Bank Jatim, yaitu sebesar Rp 529 miliar. Penyaluran kredit ini didominasi oleh sektor perdagangan, pertanian, dan industri pengolahan, yang selama ini menjadi tulang punggung UMKM di wilayah Kediri dan sekitarnya.
“Penghargaan dari PWI Jatim ini menjadi penyemangat kami untuk terus meningkatkan kontribusi nyata Bank Jatim bagi pembangunan ekonomi masyarakat,” lanjut Umi.
Ketua PWI Jatim, Lutfil Hakim, dalam sambutannya mengingatkan bahwa peringatan Hari Pers Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga momentum refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas jurnalisme dan memperkuat kontribusi pers dalam pembangunan bangsa.
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan bahwa tema HPN tahun ini sangat relevan dengan program nasional ketahanan pangan yang menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah, media, dan dunia usaha seperti yang ditunjukkan Bank Jatim, bisa terus diperkuat untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional,” tegas Khofifah.

