Minke.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumperindag) resmi menjalin kerja sama strategis dengan sejumlah perguruan tinggi di Malang, salah satunya Universitas Brawijaya (UB). Kolaborasi ini membuka peluang besar bagi pelaku UMKM Kota Batu untuk menembus pasar kampus yang potensial.
Wali Kota Batu, Cak Nur – sapaan akrab Nurochman – menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan UMKM secara berkelanjutan. Sebanyak 93 pelaku UMKM akan mendapatkan pendampingan langsung dari dosen dan mahasiswa UB, terutama dalam aspek pemasaran dan digitalisasi produk.
“Kami bersama UB akan memberikan pendampingan intensif. Bukan hanya pelatihan, tapi juga langsung masuk pasar. Produk UMKM akan dibeli, dipasarkan di outlet kampus, hingga masuk ke marketplace,” ujar Cak Nur, Selasa (10/6).
Program ini memberikan ruang khusus bagi UMKM Kota Batu untuk menampilkan produknya di lingkungan kampus. Bahkan, setiap acara wisuda, seminar, dan kegiatan akademik lainnya di UB akan menjadi ajang promosi produk lokal.
Menurut Cak Nur, inisiatif ini tidak hanya memperkuat ekonomi kerakyatan, tetapi juga menjadi wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
“Mahasiswa mendapat pengalaman riil mendampingi UMKM dari produksi hingga pemasaran. UMKM pun mendapat manfaat nyata dalam pengembangan usahanya,” imbuhnya.
Kepala Diskumperindag Kota Batu, Aries Setiawan, menjelaskan bahwa program ini akan berlangsung selama Juni hingga Juli 2025. Proses seleksi UMKM dilakukan melalui konsultan PLUT, yang selama ini menjadi mitra pembinaan UMKM di Kota Batu.
Setiap UMKM terpilih akan didampingi satu dosen dan sepuluh mahasiswa dari UB. Kolaborasi ini menunjukkan sinergi antara dunia akademik dan pelaku usaha dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis ilmiah.
“Dengan ribuan mahasiswa UB sebagai pasar, ini peluang besar untuk memperluas jangkauan produk lokal Batu ke kalangan muda,” kata Aries.
Program ini bukan hanya tentang penjualan, tetapi tentang menciptakan ekosistem bisnis UMKM yang berdaya saing. Dengan pendampingan akademik dan integrasi teknologi, UMKM diharapkan bisa naik kelas dan mengelola bisnis secara mandiri ke depannya.
Kerja sama antara Pemkot Batu dan UB menjadi langkah strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pendekatan edukatif dan berkelanjutan.

