Minke.id – Pemerintah Kota Probolinggo bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Probolinggo kembali menyalurkan bantuan Program Probolinggo Makmur berupa modal usaha sebesar Rp 1 juta bagi pelaku UMKM dhuafa.
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (5/11/2025) pagi di Pendopo Kecamatan Wonoasih dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Probolinggo, Ina Dwi Lestari, serta Ketua Baznas Kota Probolinggo, Hakimuddin.
Dalam sambutannya, Wawali Ina menyampaikan apresiasi tinggi atas langkah Baznas dalam memperkuat sektor ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku usaha kecil.
“Penyaluran bantuan modal usaha ini merupakan langkah konkret yang nyata dari Baznas untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di Kota Probolinggo,” ujar Ina.
Ia berharap bantuan tersebut mampu menjadi suntikan awal agar pelaku UMKM dhuafa dapat mengembangkan usahanya.
“Melalui bantuan modal ini, selanjutnya harapannya usaha yang dijalankan bisa berkembang, bahkan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kota Probolinggo, Hakimuddin, menjelaskan bahwa total penerima bantuan mencapai 376 pelaku UMKM yang tersebar di delapan klaster wilayah. Untuk Kecamatan Wonoasih sendiri, tercatat 36 penerima bantuan modal usaha.
“Nantinya, bagi pelaku usaha kecil yang belum mendapatkan bantuan, bisa mengajukan kembali melalui Baznas dengan rekomendasi wali kota,” jelasnya.
Salah satu penerima manfaat, Eliana, warga Kelurahan Pakistaji, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. Ia mengaku akan memanfaatkan dana itu untuk mengembangkan toko peracangan dan usaha jualan cilok yang telah dirintis selama lima tahun.
“Bantuan ini sangat membantu sekali untuk menambah stok dagangan dan memperbesar usaha saya,” ungkapnya.
Program Probolinggo Makmur menjadi wujud nyata kolaborasi antara Pemkot dan Baznas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro dari kalangan kurang mampu. Melalui program ini, diharapkan ekonomi kerakyatan di Kota Probolinggo semakin kuat dan inklusif.

