iniSO.co – Di tengah tantangan pengelolaan sampah organik dan limbah pertanian, PT Aji Bakuh Anugrah (ABA) hadir sebagai pionir sekaligus solusi inovatif bagi sektor pertanian nasional. Berawal dari pemanfaatan sekam padi, perusahaan yang dipimpin Shubkhi Basyar ini kini melesat dengan visi besar: menjadi pengolah limbah pertanian terbesar di Indonesia yang berorientasi ekspor.
Keunggulan PT ABA tidak hanya terletak pada kemampuannya mengolah limbah seperti kulit cokelat, tongkol jagung, hingga residu pertanian lainnya menjadi komoditas bernilai tinggi, tetapi juga pada model bisnis berkelanjutan yang memberikan dampak sosial nyata bagi masyarakat pedesaan.
Salah satu kekuatan utama PT ABA adalah komitmennya dalam pemberdayaan ekonomi akar rumput. Hingga kini, perusahaan telah merangkul 15 mitra binaan di berbagai desa. Sinergi tersebut terbukti efektif menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui skema kemitraan ini, PT ABA telah menyerap sedikitnya 75 tenaga kerja pedesaan melalui mitra binaan, didukung 17 karyawan tetap dan 35 Tenaga Harian Lepas (THL), serta membangun ekosistem ekonomi berkelanjutan dengan mengubah limbah tak bernilai menjadi sumber pendapatan baru bagi petani dan masyarakat sekitar.
Langkah ini menjadikan PT ABA tidak hanya sebagai pelaku industri, tetapi juga penggerak ekonomi desa berbasis lingkungan.
Angkat UMKM Gresik ke Pasar global
Tak berhenti pada pertumbuhan internal, PT ABA juga berperan sebagai “kakak asuh” bagi UMKM lokal. Di bawah kepemimpinan Shubkhi Basyar, perusahaan aktif melakukan kurasi produk UMKM Gresik yang berpotensi menembus pasar internasional.
“Dalam setiap pameran di luar negeri, kami turut membawa produk UMKM Gresik. Kami ingin PT ABA menjadi jembatan agar produk lokal bisa bersaing dan diakui di pasar mancanegara,” ujar Shubkhi.
Peran ini memperkuat posisi PT ABA sebagai entitas bisnis yang tidak semata mengejar keuntungan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam mengangkat perekonomian daerah melalui jalur ekspor.
Kesuksesan PT ABA tak lepas dari filosofi kepemimpinan Shubkhi Basyar. Mewarisi jiwa wirausaha dari sang ayah—seorang maestro bisnis songkok di Gresik—Shubkhi memadukan ketegasan bisnis dengan nilai-nilai keluarga. Dukungan penuh sang istri, yang memiliki jaringan luas, menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan perusahaan dari nol hingga berkembang pesat.
Bagi generasi muda, Shubkhi membagikan pesan sederhana namun kuat tentang kewirausahaan.
“Just do it. Jangan terlalu banyak dipikirkan. Jika sudah yakin, segera buka bisnis Anda dan jalani dengan prinsip learning by doing,” tegasnya.
Kisah PT Aji Bakuh Anugrah menjadi bukti bahwa dengan visi besar, inovasi, dan ketekunan, limbah pertanian dapat diubah menjadi pilar ekonomi yang kokoh sekaligus mengharumkan nama Gresik di kancah internasional.

